Wisatawan Bandung Tewas Usai Selfie di Pantai Baron Yogyakarta

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 29 Desember 2015 18:58
Wisatawan Bandung Tewas Usai Selfie di Pantai Baron Yogyakarta
"Tiba-tiba korban jatuh dan sesak nafas, mata merah, dan pingsan," demikian keterangan SAR Pantai Baron.

Dream - Seorang wisatawan asal Bandung, Jawa Barat, Ateta Sembiring, meninggal dunia saat melancong ke Pantai Baron, Gunung Kidul, Yogyakarta. Wisatawan berusia 53 tahun itu tiba-tiba terjatuh dari batu setelah berfoto selfie.

Tiba-tiba korban jatuh dan sesak nafas, mata merah, dan pingsan,” demikian keterangan SAR Baron melalui akun Twitter @sarsatlinmas, sebagaimana dikutip Dream, Selasa 29 Desember 2015.

Peristiwa itu terjadi pagi tadi, sekitar pukul 09.10 WIB. Setelah terjatuh, warga Buah Batu, Bojong Soang, Bandung, itu kemudian dibawa ke Posko SAR.

Ateta kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjungsari. Namun sayang, saat sampai di puskesmas, Ateta sudah meninggal dunia.

Korban kemudian dikirim ke RSUD untuk divisum,” tambah akun @sarsatlinmas.

1 dari 4 halaman

Bahaya Seflie yang Belum Diketahui Banyak Orang!

Dream - Demam selfie terjadi di mana-mana, tak terkecuali di Rusia. Hanya saja, pihak berwenang di sana memperingatkan bahwa selfie juga menjadi pemicu tersebarnya kutu rambut.

" Menurut para ahli, penyebab banyaknya remaja Rusia kutuan karena hobi mereka melakukan selfie secara berkelompok," kata pejabat pengawas kesehatan dan keamanan publik wilayah Rospotrebnadzor di Kursk.

Disebutkan, selfie menjadi media penularan kutu rambut saat para remaja mengambil foto secara berkelompok.

Ditambahkan pejabat itu, meski tingkat kebersihan masyarakan modern Rusia sudah tinggi tidak menjadi jaminan terdampak penyebaran kutu rambut.

Wabah kutu rambut sudah pernah terjadi di Zaman Pertengahan di Eropa. Dan untuk mengatasinya, orang-orang saat itu menggunakan merkuri atau air raksa. " Mereka memakannya dan mengusapnya di atas kulit mereka," kata pejabat di Kursk.

Namun para remaja yang memiliki kutu dan berharap bisa membasminya dengan merkuri harus gigit jari. Pasalnya, Rusia pada bulan lalu telah menandatangani pakta bebas dari merkuri hingga 2030.

(Ism, Sumber: The Moscow Times)

2 dari 4 halaman

Batal Lulus karena Selfie

Dream - Mahasiswa Diploma Fotografi Universiti Teknologi Mara (UiTM) Muhammad Hasrul Haris Mohd Radzi terpaksa harus mengalami penundaan kelulusan. Ini lantaran dia berselfie saat wisuda.

Wakil Rektor UiTM Prof Dr Sahol Hamid Abu Bakar mengatakan tindakan mahasiswa itu kasar dan mengabaikan tradisi Melayu.

" Tindakannya mempermalukan UiTM," ujar Sahol kepada Harian Metro berbahasa Melayu, dikutip dari themalaymailonline.com, Kamis, 21 Mei 2015.

Sahol mengatakan, sebelum acara wisuda dimulai, para mahasiswa mendapat arahan menjaga kesopanan. Hal ini mengingat wisuda merupakan prosesi yang terhormat.

" Dia seharusnya menghormati upacara dan para pengajar. Ini merupakan tradisi penting yang menjadi sorotan," kata Sahol.

Atas insiden ini, Hasrul telah menyatakan meminta maaf. Dia mengaku tidak bisa mengontrol kegembiraannya setelah menerima ijazah kelulusan.

Hasrul awalnya tidak berpikir ada yang salah dengan tindakannya. Dia hanya ingin mengabadikan momen yang bersejarah dalam hidupnya itu.

" Saya tidak berpikir ada yang salah ketika saya mengambil foto setelah bekerja keras selama dua setengah tahun untuk meraih diploma," katanya.

Dia juga mengaku tidak tahu selfie merupakan tindakan yang dilarang universitas. Sahol mengatakan insiden ini terjadi selama dua kali. Dia berharap hal ini bisa menjadi pelajaran bagi mahasiswa lainnya.

" Saya harap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua mahasiswa sehingga kejadian serupa yang mencemarkan nama UiTM tidak terjadi lagi," ungkap dia.

Lebih lanjut, Sahol pun tidak menghiraukan jika dia dikenal sebagai sosok yang kejam. " Biarkan mereka menyebut saya kejam, tapi saya lebih suka anak mati ketimbang harus kehilangan tradisi," terang Suhol. (Ism)

3 dari 4 halaman

Foto Selfie Kembali Memakan Korban Meninggal Dunia

Dream - Lagi lagi hasrat untuk mendapatkan foto selfie ekstrim kembali memakan korban. Seorang pemuda asal Rusia bernama Andrey Retrovky tewas usai terjatuh dari atas gedung berlantai 9.

Awalnya Andrey berhasil mendapatkan beberapa foto dirinya sedang berada di tepi gedung lantai 9 tersebut. Dengan bantuan temannya, foto tersebut sempat diunggah di Instagram.

Foto Andrey melayang di tepi gedung dengan hanya menggunakan satu tangan menjadi foto terakhir selfie nya. Pada pengambilan foto berikutnya nyawa Andrey tidak tertolong usai terjatuh dari lantai 9 karena tali pegangannya rusak.

" Ingin pura pura terjatuh, malah terjatuh sungguhan. Kasihan kamu saya turut berduka" , komentar seorang netizen.

Kejadian yang menimpa Andrey ini bisa jadi pelajaran bagi para penggila selfie agar lebih mementingkan keselamatan dari pada sekedar hasil yang justru bisa berujung kematian.

Tidak terhitung jumlah para pencinta foto selfie yang terluka atau bahkan hingga meninggal dunia karena tidak memperhitungkan keselamatan saat berfoto.

4 dari 4 halaman

Selfie Saat Idul Fitri, Istri Dicerai Suami

Dream - Gara-gara foto selfie, seorang istri di Arab Saudi diceraikan oleh suaminya. Rumah tangga pasangan ini berantakan setelah sang istri berniat mengunggah foto selfie ke media sosial.

Kisah itu bermula saat pasangan ini berkunjung ke rumah orangtua sang pria pada Idul Fitri pekan silam. Di hari berbahagia itu, sang istri langsung mengeluarkan telepon genggam dan berselfie bersama keluarga besar suaminya.

Kemudian, sang istri berniat mengunggah hasil selfie itu ke media sosial. Namun, ibu mertuanya melarang. " Ibu mertuanya marah dan mengatakan bahwa dia tidak boleh mempublikasikan foto dirinya dan keluarga di media sosial. Selain itu ibu mertuanya menasihatinya untuk menurut pada suami," demikian laporan media lokal Saudi, Sada, sebagaimana dikutip Dream dariEmirates 24l7, Selasa 28 Juli 2015.

Nasihat mertua itu bukannya dituruti. Sang menantu malah membantahnya. Terjadilah perdebatan hingga memicu pertengkaran. Saat itulah suami perempuan itu datang dan melihat adu mulut itu.

Dan Pria itu langsung menceraikan istrinya karena telah menyinggung perasaan ibunya. Namun harian Sada tidak menyebutkan di kota mana peristiwa itu terjadi. 

Beri Komentar