Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wisma Atlet Hambalang (Merdeka.com)
Dream - Kabupaten Bogor tengah menghadapi kenaikan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Ruang isolasi yang tersedia di sejumlah rumah sakit mulai penuh.
Menghadapi masalah ini, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengusulkan Wisma Atlet Hambalang dapat menjadi alternatif untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19. Letaknya yang jauh dari pemukiman dinilai cocok untuk dijadikan fasilitas kesehatan.
" Kami sangat berharap Kabupaten Bogor memiliki satu tempat yang baik. Ada Wisma Atlet Hambalang, lokasinya jauh dar pemukiman dan udaranya relatif bagus, ini bisa menjadi alternatif rumah sakit darurat di Jakarta juga," ujar Rudy, dikutip dari Merdeka.com.
Apalagi, kata Rudy, seluruh kebutuhan untuk perawatan pasien sudah tersedia, khususnya tempat tidur. Sejak 2011, fasilitas yang ada di Wisma Atlet Hambalang tidak terpakai akibat pembangunan mangkrak.
" Sudah ada (fasilitas), meski belum masuk ke wisma," kata Rudy.
Alternatif lain, terang Rudy, menjadikan beberapa ruangan milik Batalyon Kesehatan (Yonkes) sebagai fasilitas isolasi. Dia mengatakan Yonkes sendiri sudah menawarkan ruangan.
" Jadi Bogor punya beberapa alternatif," kata dia.
Dia pun berharap usulannya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Juga Kementerian Pemuda dan Olahraga selaku pemilik Wisma Atlet Hambalang.
Tingkat keterisian ruang isolasi di Kabupaten Bogor saat ini mencapai 91,3 persen. Data ini jauh di atas standar WHO sebesar 60 persen.
Sumber: Merdeka.com/Rasyid Ali
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya