Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Konferensi Pers The 7th World Peace Forum (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Pertemuan The 7th World Peace Forum (WPF) yang dihadiri 250 peserta terdiri dari tokoh agama, mantan pimpinan negara, cendekiawan dan akademisi akhirnya menghasilkan Pesan Jakarta yang berisi enam solusi untuk perdamaian dunia.
Event internasional ini digelar sejak 14 hingga 16 Agustus 2018 di Hotel Sultan, Jakarta. Bertema The Middle Path atau Jalan Tengah, para delegasi membahas berbagai masalah perdamaian dunia untuk dicarikan solusinya.
Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin dala keterangan tertulisnya mengatakan civilisasi dunia saat ini terus berkembang dengan menghasilkan dampak positif sekaligus negatif sekaligus.
" Transformasi teknologi telah menghasilkan dampak positif dan negatif," kata Din Din di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2014..
Menurut Din, perkembangan teknologi informasi diakui telah membuat kehidupan keseharian masyarakat menjadi lebih nyaman. Namun, perubahan yang cepat juga membawa dampak negatid yang menciptakan krisis pada upaya civilisasi.
Tergerak dengan kondisi tersebut, forum pertemuan WPF berkomitmen untuk menjalankan enam solusi bagi perdamaian dunia yang terangkum dalam 7 butir Pesan Jakarta.
Berikut adalah enam poin Pesan Jakarta tersebut;
1. Bekerjasama mengarusutamakan jalan tengah sebagai prinsip yang membimbing perwujudan civilisasi dunia yang diimplementasikan dalam politik, ekonomi dan sosial budaya.
2. Mendorong seluruh negara untuk mengambil tanggung hawab dalam membentuk peraturan dan mekanisme untuk bisa mengimplementasikan jalan tengah di negaranya.
3. Mendorong pemuka agama untuk menampilkan keteladanan, mempromosikan, serta memimpin implementasi jalan tengah sehingga dapat dijalankan dalam kehidupan masyarakat di negara tersebut.
4. Mendorong akademisi dan para hali untuk melakukan penelitian yang ekstensif dan mendidik generasi muda tentang jalan tengah.
5. Mendorong masyarakat untuk terus menerapkan prinsip Jalan Tengah dalam kehidupan sehari-hari.
6. Mendorong para pemangku kepentingan untuk mengambil inisiatif untuk meluncurkan gerakan skala global dalam mengimplementasi Jalan Ttengah di komunitas mereka masing-masing.
Nantinya, Pesan Jakarta ini akan dikirim ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan harapan mampu menjadi rujukan apabila mhendak membuat resolusi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya