Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Yusron Ihza, Mantan Dubes Indonesia Untuk Jepang Terjun Ke Dunia Youtube
Dream - Youtube kini telah menjadi platform berbagi video tak hanya bagi para artis yang mendadak menjadi Youtuber, tapi kalangan masyarakat umum termasuk mantan pejabat. Konten yang disajikan kalangan terakhirn ini tentunya sedikit berbeda karena menyajikan konten lebih luas.
Yusron Ihza, mantan duta besar Indonesia untuk Jepang belum lama ini memperkenalkan kanal Youtube dengan mengusung isi konten unik. Lewat kanal Youtube yang diberi nama `Yusron Senpai, Hai!`, Yusron mengkhususkan konten yang mengupas tema bahasan tentang Jepang.
Untuk memudahkan para penontonnya, Yusron membuat konten video Youtube dalam dua bahasa yaitu Jepang dan Indonesia di bagian subtitle.
" Dari alternatif bahasa di atas, jelas bahwa Youtube ini ditargetkan untuk pemirsa Indonesia dan sekaligus juga pemirsa Jepang,” kata Yusron saat memperkenalkan kanal Youtube secara virtual, Minggu, 6 Februari 2022.
Dengan topik yang tak jauh dari Jepang, Yusron menjelaskan, topik bahasan di kanal Youtubenya meliputi isu yang sangat luas antara lain ekonomi, sosial, budaya, diplomasi, pendidikan, perkerjaan dan pariwisata.
Salah satu contohnya adalah sistem pendidikan Jepang, suasana mahasiswa Indonesia yang mengenyam pendidikan di negara tersebut, hingga peluang meraih beasiswa untuk melanjutkan studi di Jepang.

Terkait peluang kontennya akan ditonton warga Jepang, Yusron optimistis tujuan tersebut bisa tercapai. Alasannya, bahasan tentang Jepang dalam Kanal Youtube tersebut akan menjadi semacam pedoman untuk mengetahui cara pandang orang asing terhadap Negeri Matahari Terbit itu.
“ Kita sering kali tidak sadar tentang diri kita dan kita baru tersadar setelah orang asing berkata tentang kita,” kata Yusron yang menargetkan bisa menghadirkan dua judul konten per pekan setelah dua bulan mengudara.
Terkait respons dari kehadiran kanal tersebut, Yusron bersyukur mendapat sambutan positif dari beberapa tokoh seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan mantan Perdana Menteri Jepang, Fukuda Yasuo. Ucapan selamat atas kehadiran kanal Youtube itu juga datang dari Dubes Jepang Kanasugi, Menteri Sandiaga Uno, Dubes Indonesia di Jepang Heri Ahmadi, dan sejumlah tokoh llainnya.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya