Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Planetmerdeka.com
Dream - Rumah ini memang jauh dari kata mewah. Ukurannya sangat kecil, dengan dinding bercat merah kusam.
Dengan luas hanya 158 meter persegi, jangankan halaman, tempat parkir saja tidak ada. Tetapi siapa sangka, rumah beratap asbes tua ini ditawar dengan harga yang sungguh fantastis, yakni Rp2,2 miliar.
Ya itulah cerita dari sepetak rumah milik Kasipan, pria paruh baya berumur 52 tahun. Rumah miliknya adalah hunian terakhir yang berdiri di tengah-tengah proyek frontage road Jalan Ahmad Yani, Surabaya.
© Dream
Sayangnya, proses hak waris dari rumah yang terkepung jalan raya itu masih dalam sengketa. Hingga saat ini, sengketa itu masih berlangsung di Pengadilan Negeri Surabaya.
Alhasil Kasipan belum dapat menjual rumah itu karena persil miliknya ada sertifikat ganda. Dua-duanya diterbitkan oleh BPN.
Bahkan bisa saja sewaktu-waktu Pemkot Surabaya merobohkan rumah itu tanpa lebih dulu memberikan uang ganti rugi kepada Kasipan. Si pemilik baru bisa menerima ganti rugi setelah sengketa persilnya itu dinyatakan selesai oleh pihak PN Surabaya.
© Dream
Terkait hal itu, Kasipan dan saudara-saudaranya hanya bisa pasrah dan tetap mengupayakan langkah hukum selanjutnya untuk bisa segera mendapatkan ganti rugi.
Ia juga mengaku mengalami kerugian ekonomi yang cukup besar. Karena di rumah itu, Kasipan mencari rezeki dengan membuka usaha.
Kini semua aktivitasnya harus terhenti dan sulit untuk membuka usaha di daerah lain. Terlebih pihak Pemkot Surabaya menargetkan eksekusi dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya