Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Larang Wanita Berhijab Belanja, Zara Dikecam

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 19 November 2015 13:15
Larang Wanita Berhijab Belanja, Zara Dikecam
Petugas keamanan gerai Zara di Perancis meminta wanita melepas hijabnya. Permintaan itu dittolak, lalu sang petugas melarang wanita itu masuk ke gerai untuk berbelanja.

Dream - Merek fesyen kenamaan asal Spanyol, Zara, banjir kecaman dari para netizen. Penyebabnya, petugas keamanan mereka melarang perempuan berhijab ke salah satu gerai mereka.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 17 November 2015, di gerai Zara yang terletak di Plaisir, bagian barat Paris, Perancis. Saat dilarang masuk, perempuan berhijab itu bertanya mengapa tak diperbolehkan menginjakkan kaki ke gerai Zara.

Petugas keamanan itu menjawab, semua orang yang mengenakan penutup kepala seperti topi, peci, dan lain-lain termasuk hijab, tidak diperkenankan masuk ke dalam gerai.

" Jika sesuatu berubah, mereka akan mengubahnya tetapi saya tidak akan membolehkan," kata petugas keamanan itu.

Sang wanita tersebut sempat merekam insiden tersebut. Dia lalu mengunggah video itu ke media sosial di hari yang sama, dengan menyertakan tagar terrorist attack in Paris.

Seketika, video tersebut menjadi viral di media sosial. Para pengguna Twitter dan Facebook ramai mengeluhkan sikap Zara. Mereka mengecam perlakuan itu.

" @ZARA harus malu dan mempertanggungjawabkan keterlaluan ini #islamophobia," tulis Pola Manzila Uddin, melalui akun @baroness_uddin.

" Sangat mengejutkan dan menjijikkan. Khususnya untuk merek sebesar Zara. Tidak akan pernah lagi berbelanja di sana. Tidak ada tempat untuk diskriminasi dan bias penuh kesalahan di dunia dan saya, salah satunya, tidak akan mendukungnya. Anda harus meminta maad kepada para muslim," tulis pemilik akun Facebook, Reem Odeh.

Lantaran menuai kecaman, pengelola Zara menyampaikan permintaan maaf. Mereka kemudian memecat petugas keamanan yang melarang masuk perempuan berhijab itu.

" Ini jenis tindakan tidak punya hati yang terjadi di Zara dan tidak pernah ada perintah untuk bertindak seperti ini," kata Kepala Gerai Zara Perancis, Jean-Jazques Salaun.

Sumber: nymag.com|complex.com|channelnewsasia.com

Beri Komentar