5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Salah Satu Gerai Zara Di Paris (nytimes.com)
Dream - Merek fesyen kenamaan asal Spanyol, Zara, banjir kecaman dari para netizen. Penyebabnya, petugas keamanan mereka melarang perempuan berhijab ke salah satu gerai mereka.
Insiden ini terjadi pada Selasa, 17 November 2015, di gerai Zara yang terletak di Plaisir, bagian barat Paris, Perancis. Saat dilarang masuk, perempuan berhijab itu bertanya mengapa tak diperbolehkan menginjakkan kaki ke gerai Zara.
Petugas keamanan itu menjawab, semua orang yang mengenakan penutup kepala seperti topi, peci, dan lain-lain termasuk hijab, tidak diperkenankan masuk ke dalam gerai.
" Jika sesuatu berubah, mereka akan mengubahnya tetapi saya tidak akan membolehkan," kata petugas keamanan itu.
Sang wanita tersebut sempat merekam insiden tersebut. Dia lalu mengunggah video itu ke media sosial di hari yang sama, dengan menyertakan tagar terrorist attack in Paris.
Seketika, video tersebut menjadi viral di media sosial. Para pengguna Twitter dan Facebook ramai mengeluhkan sikap Zara. Mereka mengecam perlakuan itu.
" @ZARA harus malu dan mempertanggungjawabkan keterlaluan ini #islamophobia," tulis Pola Manzila Uddin, melalui akun @baroness_uddin.
" Sangat mengejutkan dan menjijikkan. Khususnya untuk merek sebesar Zara. Tidak akan pernah lagi berbelanja di sana. Tidak ada tempat untuk diskriminasi dan bias penuh kesalahan di dunia dan saya, salah satunya, tidak akan mendukungnya. Anda harus meminta maad kepada para muslim," tulis pemilik akun Facebook, Reem Odeh.
Lantaran menuai kecaman, pengelola Zara menyampaikan permintaan maaf. Mereka kemudian memecat petugas keamanan yang melarang masuk perempuan berhijab itu.
" Ini jenis tindakan tidak punya hati yang terjadi di Zara dan tidak pernah ada perintah untuk bertindak seperti ini," kata Kepala Gerai Zara Perancis, Jean-Jazques Salaun.
Sumber: nymag.com|complex.com|channelnewsasia.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?