Dream - Ketika Sekolah Dasar, Adhinda Amatullah peserta Dream Girls 2015 asal Bogor ini sudah mengalami kesulitan biaya. Ini karena sang ayah di PHK dari tempat kerja.
Lalu, bagaimana kehidupan Adhinda dan lima orang adiknya? Pertanyaan inilah yang membuat wanita ini terus berusaha dan berdoa. Beriku kisah inspiratif dari Adhinda. Bila Anda suka. silahkan vote Adhinda DI SINI
Assalamu'alaikum
Kekuatan usaha dan do'a itu nyata adanya. ini kisah hidupku . Aku adalah anak pertama dari 6 bersaudara. Ketika Sekolah Dasar aku sudah mengalami kesulitan biaya untuk bisa melanjutkan sekolah, karena abiku yg di PHK dari tempat beliau bekerja akhirnya abiku memutuskan untuk pindah tempat tinggal disana abiku membuka usaha kontrakan rumah yang perbulannya didapat Rp. 360.000,- per bulan itu untuk menghidupi ke enam orang anaknya. Untuk lulus SD aku membutuhkan cukup banyak biaya, jadi satu per satu rumah kontrakan ayahku dijual untuk melunasi tunggakan sekolahku. sejak saat itu melihat kondisi orangtua ku yang makin kesusahan membesarkan anaknya aku semakin ingin giat belajar entah kedepannya aku tak akan punya biaya untuk sekolah yang terpenting selalu usaha dan berdo'a. Semenjak SMP prestasiku cukup dilirik oleh Kepala Sekolah. Jadi ketika SMP aku dibebaskan bayaran sekolah dan uang pangkal. Ketika harus mendaftar SMK, kala itu adikku jg baru saja mau memasuki SMP. Jadi abiku harus menjual rumah kami untuk biaya masuk sekolah yg saat itu cukup mahal bagiku. Jadilah kami tinggal di sebuah rumah sewaan. Dan saat itu abiku bekerja sebagai delivery sosis.
Beranjak SMK, aku ditawari pekerjaan part time di toko kue kepunyaan rekan Kepala Sekolah SMP ku. Karena aku harus inisiatif untuk biaya sekolah sehari-hari tidak mau menambah beban kedua orang tua ku. Oiya ummiku seorang ibu rumah tangga. Jadi selama aku SMK setiap tanggal merah juga hari libur sekolah dan hari minggu aku selalu pergi kerja part time. Hasilnya lumayan, aku tidak perlu meminta uang jajan pada orang tuaku, aku jg tidak perlu meminta uang bayaran perbulan pada orang tuaku. Karena Alhamdulillah aku dapat bantuan beasiswa dari rekan pengajian Kepala Sekolah SMPku Setelah lulus SMK aku beradu nasib ke Jakarta, Alhamdulillah sampai sekarang aku bisa membiayai kuliahku sendiri, bisa membiayai sekolah adik-adikku. Dan yang terpenting sekarang keadaanku Alhamdulillah jauh lebih baik dibandingkan dengan dulu.
Ini semua berkat do'a kedua orang tuaku, usahaku, dan Kebesaran nikmatNya yg tidak pernah terputus untuk diriku dan keluargaku. Aku ingin membanggakan kedua orang tua ku, seandainya aku lolos ke tahap berikutnya aku ingin berikan suatu kebanggaan untuk mereka yang telah merawatku sampai saat ini, orang tua yg super hebat !
Aku harap kisahku ini menginspirasi banyak orang, khususnya muslimah indonesia. Dimana ada niat dan usaha pasti disitu ada jalan. Jalan menuju kesuksesan yang sudah Allah.swt. siapkan untuk kita selama kita ikhtiar dan istiqomah. Keep Figthing Moeslem Girls ! dan jangan lupa SELALU BERSYUKUR.
(Ism)
