7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Subandi, Kakek Penjual Tape Berkurban Sapi (Facebook.com/B88)
Dream - Berkurban merupakan amalan yang dianjurkan untuk setiap Muslim, terutama mereka yang tergolong mampu secara ekonomi.
Meski demikian, banyak umat Muslim yang berkurban meski kondisi ekonominya pas-pasan. Mereka tak menunggu kaya raya untuk menyerahkan hewan kurban. Sudah banyak kisah 'orang kecil' yang ikhlas berkurban.
Dan bacalah kisah ini. Cerita tentang Mbah Subandi. Kakek berusia 70 tahun bisa menjadi cerminan tentang bagaimana seorang hamba ikhlas berkorban. Padahal, setiap hari dia hidup sangat sederhana.
Keikhlasan Subandi diabadikan oleh Radio Bintang Tenggara Banyuwangi melalui akun Facebook B88. Kisah nyata tersebut dikirim oleh salah satu pendengar radio itu bernama Effendy.
Penjual tape kecil, jalan kaki keliling...
Setiap hari, warga Dusun Tlogosari RT 01 RW 04, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, ini hanya berjualan tape. Penghasilannya tak seberapa. Sebab, dia bukanlah pengusaha tape skala industri.
Dia hanyalah pedagang kecil, yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membeli sapi untuk dikurbankan. Dan niat itu terlaksana pada Idul Adha 1437 H ini.
Saat masih kuat, Subandi kerap berjualan tape dengan berjalan kaki. Seiring usianya yang bertambah tua, Subandi kemudian berjualan menggunakan sepeda.
Meski serba seadanya, suami dari Tumi (65), ini ternyata dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Tak jarang dia suka memberikan dagangannya secara gratis.
Dia kerap tidak tega melihat anak kecil yang merengek ingin tape dagangannya. Sementara anak itu tidak punya uang untuk membeli tape.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?