Doa Menyembelih Ayam Jantan dan Betina Serta Syarat Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 8 Juli 2022 10:42
Doa Menyembelih Ayam Jantan dan Betina Serta Syarat Penyembelihan Hewan Sesuai Syariat
Penting mengetahui cara menyembelih ayam sekaligus doa saat menyembelih ayam jantan dan betina.

Dream – Daging ayam merupakan salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Ayam hidup maupun ayam yang sudah siap dimasak sangat mudah dijumpai di Indonesia. Bahkan ketika pusing menentukan menu makan, masakan berbahan ayam selalu jadi andalan. 

Daging ayam halal dikonsumsi oleh seorang Muslim. Namun cara penyembelihannya harus dilakukan sesuai syariat Islam agar daging ayam benar-benar halal. Sebab penyembelihan yang salah akan membuatnya jadi makanan yang tidak halal, lho.

Inilah mengapa penting mengetahui cara menyembelih ayam sekaligus doa saat menyembelih ayam jantan dan betina. Membaca doa menyembelih ayam jantan dan betina adalah hal yang harus diperhatikan, terutama bagi masyarakat Muslim untuk mendapatkan makanan yang halalan thoyyiban.

Berikut ini Dream akan mengulas doa menyembelih ayam jantan dan betina sekaligus tata cara penyembelihannya yang benar sesuai syariat.

1 dari 7 halaman

Doa Menyembelih Ayam Jantan dan Betina

Ilustrasi© Unsplash.com

Umat Islam harus mengetahui bahwa ayam yang disembelih tidak sesuai dengan syariat akan menjadikan ayam tersebut haram dikonsumsi. Maka dari itu perlu berhati-hati dalam melaksanakan penyembelihannya. Membaca doa menyembelih ayam jantan dan betina dengan benar, sekaligus memerhatikan tata cara penyembelihannya merupakan solusi yang utama.

Doa menyembelih ayam jantan dan betina dilakukan agar ayam tersebut menjadi halal dan berkah untuk dikonsumsi. Alhasil bias menjadikan tubuh sehat dan terhindar dari penyakit.

Berikut bacaan doa menyembelih ayam jantan dan betina yang perlu kamu ketahui:

1. Doa Menyembelih Ayam Jantan

Nawaitu an adzbaha haadzad dayka lillahi ta’ala.

Artinya:

“ Saya berniat menyembelih ayam jantan ini karena Allah Ta’ala.”

2. Doa Menyembelih Ayam Betina

Nawaitu an adzbaha haadzal ganama lillahi ta’ala.

Artinya:

“ Saya berniat menyembelih ayam betina ini karena Allah Ta’ala.”

2 dari 7 halaman

Cara Penyembelihan Hewan Menurut Islam

Setelah mengetahui bacaan doa menyembelih ayam jantan dan betina di atas, perlu diketahui juga tata cara penyembelihan hewan menurut Islam. Penyembelihan hewan yang sesuai syariat akan menjadikan dagingnya baik dan suci sehingga halal untuk dikonsumsi.

Perlu diingat, hewan yang disembelih tidak sesuai dengan syariat Islam, maka kedudukannya berubah jadi bangkai yang statusnya haram dimakan.

Maka dari itu, simak tata cara penyembelihan hewan menurut Islam berikut ini:

1. Kriteria Hewan

Hewan yang  akan disembelih harus memenuhi syarat sesuai hukum Islam, seperti:

  1. Termasuk kategori hewan yang halal dikonsumsi dagingnya, seperti sapi, kambing, kerbau, ayam, itik, kelinci, dan lain sebagainya.
  2. Hewan masih dalam keadaan hidup alias bukan bangkai.
  3. Hewan bisa dikuasai untuk disembelih alias tidak liar.
  4. Hewan dari golongan ikan dan belalang halal dikonsumsi tanpa harus disembelih.
3 dari 7 halaman

2. Syarat Orang yang Menyembelih

Selain kriteria hewan yang halal disembelih, perhatikan pula siapa orang yang menyembelihnya. Adapun kriteria orang yang menyembelih adalah sebagai berikut:

  1. Seorang Muslim.
  2. Berakal (tidak hilang ingatan atau gila).
  3. Laki-laki atau perempuan, sudah dewasa atau masih anak-anak.
  4. Tidak murtad. (Yang dimaksud murtad di sini adalah orang yang meninggalkan Islam baik belum pernah memasuki atau setelah memeluk Islam, penyembelihannya tidak halal, sehingga hewan yang disembelih haram dimakan. Penyembelihan kafir kitabi (orang Yahudi dan Nasrani) yang mengikuti syariat Nabi Musa dan Nabi Isa dianggap halal. Sementara penyembelihan para pemeluk agama lain di Indonesia selain Islam dianggap tidak halal karena kategorinya lebih sesuai dengan murtad daripada kafir kitabi.)
4 dari 7 halaman

3. Alat yang Dipakai untuk Menyembelih

Sudah sepantanya menggunakan alat yang tajam untuk menyembelih hewan, bisa dari besi, kuningan, tembaga, dan lainnya. Sementara itu tidak diperkenankan menyembelih menggunakan alat yang terbuat dari tulang, gigi, dan kuku.

Sementara itu, berdasarkan keputusan Komisi Fatwa MUI pada 18 Oktober 1976, penyembelihan hewan secara mekanik dengan pemingsanan diperbolehkan dengan catatan hewan tidak sampai mati yang berarti telah berubah menjadi bangkai.

Rasulullah Saw mengajarkan kepada umat Islam untuk memperlakukan dengan baik hewan yang akan disembelih, sekaligus menggunakan cara-cara yang baik untuk menyembelihnya.

" Sesungguhnya Allah Swt mewajibkan untuk melakukan kebaikan dalam semua tindakan. Jika kamu membunuh, baikkanlah pembunuhan itu. Dan apabila kamu menyembelih (hewan), maka baikkanlah penyembelihan itu. Hendaklah kamu mengasah parangnya dan memperlakukan dengan baik keadaan sembelihannya." (HR. Muslim)

5 dari 7 halaman

4. Perhatikan Bagian Tubuh yang Disembelih

Untuk melakukan penyembelihan hewan, termasuk ayam jantan maupun betina, perlu diperhatikan bagian tubuh hewan yang akan disembelih. Berikut bagian tubuh yang perlu dipotong saat menyembelih:

  1. Bagian tubuh yang disembelih pada hewan adalah leher bagian atas, tengah, maupun bawah, dengan cara memutus jalan makanan dan jalan napas. Akan lebih baiklagi jika dua urat nadi di samping leher juga putus.
  2. Leher hewan yang disembelih boleh putus boleh juga tidak.
  3. Posisi orang saat menyembelih bebas, bisa duduk, jongkok maupun berdiri. Tidak ada keharusan untuk menghadap kiblat atau arah tertentu.
  4. Namun keutamaannya adalah menghadapkan hewan ke arah kiblat (terutama bagi hewan korban)
  5. Benriat menyembelih hewan hanya karena Allah, dianjurkan membaca doa menyembelih hewan seperti yang telah dicontohkan di atas.
  6. Melakukan penyembelihan sesuai syara'.
  7. Membiarkan hewan yang disembelih sampai benar-benar mati baru dibersihkan.
6 dari 7 halaman

Doa Menyembelih Ayam Lainnya

Tata cara membaca doa menyembelih ayam juga bisa dilakukan dengan urutan sebagai berikut:

1. Membaca Sholawat Nabi SAW

Setelah membaca basmalah, doa memyembelih ayam dilanjutkan dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Adapun bacaan sholawat yang bisa dibaca ketika menyembelih ayam adalah:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: “ Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

 

2. Membaca Takbir 3 Kali

Berikut bacaan takbir dalam bacaan doa menyembelih ayam:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamdu.

Artinya: “ Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

 

3. Penutup Doa Menyembelih Ayam

Terakhir, bacaan doa menyembelih ayam ditutup dengan membaca doa berikut ini:

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya: " Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

7 dari 7 halaman

Tata Cara Menyembelih Ayam Sesuai Syariat

Ilustrasi© Unsplash.com

Bacaan doa menyempelih ayam di atas penting diketahui setiap Muslim, terutama yang akan menyembelih ayam baik jantan maupun betina. Selain membaca doa menyembelih ayam, Sahabat Dream juga perlu melakukan tata cara penyembelihan ayam sesuai syariat.

Berdasarkan penjelasan dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), berikut tahapan menyembelih ayam sesuai syariat Islam:

  1. Orang yang menyembelih ayam harus sudah baligh, beragama Islam, dan berakal sehar.
  2. Ayam yang akan disembelih harus dalam keadaan hidup, sehat, dan bersih.
  3. Disunahkan menghadap ke arah kiblat.
  4. Membaca lafal 'bismillahi allahu akbar atau bismillahirrahmanirrahim saat akan menyembelih ayam. Kemudian membaca doa menyembelih ayam.
  5. Dilarang menyembelih ayam dalam keadaan makan, minum, merokok atau aktivitas lain yang menyebabkan lalai untuk membaca basmalah.
  6. Penyembelihan dilakukan pada pangkal leher ayam dengan memutus saluran pernapasan, saluran makan, dan dua urat lehernya (pembuluh darah di kanan dan kiri leher) dengan sekali sayatan tanpa mengangkat pisau.
  7. Dilakukan dari leher bagian depan di antara ruas tulang leher kedua dan ketiga serta tidak memutus leher.
  8. Pisau yang digunakan untuk menyembelih ayam harus setajam mungkin dan dalam keadaan bersih.
  9. Memastikan bahwa matinya ayam disebabkan oleh penyembelihan tersebut.
  10. Darah ayam dibiarkan keluar dengan waktu minimal 3 menit sebelum proses berikutnya (lebih baik dalam posisi digantung untuk memaksimalkan pengeluaran darah).
  11. Ayam dipastikan mati jika darah sudah berhenti memancar dan tidak ada reflek kornea pada matanya.
  12. Jika sudah dipastikan mati ayam boleh diproses selanjutnya yaitu perendaman air panas,.
  13. Sementara itu, pada pemotongan skala industri harus diperhatikan kecepatan konveyor dan jarak ke tempat pencelupan air panas.
  14. Proses selanjutnya harus dilakukan dengan kondisi bersih agar tidak terjadi kontaminasi bakteri, najis atau bahan haram lainnya.

Demikian itulah doa menyembelih ayam yang penting diketahui bagi seorang Muslim. 

Beri Komentar