Perbuatan yang Harus Dijauhi Selama Muharram

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 15 September 2018 18:00
Perbuatan yang Harus Dijauhi Selama Muharram
Perbuatan ini mendapat balasan berlipat-lipat.

Dream - Umat Islam baru saja merayakan tahun baru Hijriah. Saat ini, usia bulan Muharram masih cukup muda alias baru berjalan beberapa hari.

Muharram merupakan bulan yang mengandung kemuliaan. Dia termasuk dalam empat bulan mulia dalam Islam selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab.

Hal ini termaktub dalam hadis riwayat Bukhari dari Abu Bakrah RA, dari Rasulullah Muhammad SAW.

" Dalam satu tahun ada 12 bulan, di antaranya ada empat bulan haram, tiga bulan secara berurutan adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajabnya Mudhar yang berada di antara Jumada dan Sya’ban."

Dikutip dari Islami.co, ada anjuran bagi umat Islam untuk menjalankan puasa di bulan ini. Terutama pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Selain itu, ada juga perbuatan yang harus dihindari umat Islam di bulan Muharram. Ini agar tidak merusak kemuliaan Muharram.

Perbuatan yang dimaksud tercantum dalam Surat At Taubah ayat 36.

" Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

 

1 dari 1 halaman

Lebih Ditekankan di Muharram

Di ayat tersebut disebutkan larangan untuk menganiaya diri sendiri. Sehingga, seorang Muslim dilarang melakukan dosa di bulan Muharram.

Larangan ini mungkin berlaku kapanpun sepanjang tahun. Tetapi ditekankan pada bulan Muharram karena dosanya bisa lebih besar.

Abdullah bin Abbas RA berkata, " Kemudian Allah menjadikannya bulan-bulan haram, membesarkan hal-hal yang diharamkan di dalamnya dan menjadikan perbuatan dosa di dalamnya lebih besar dan menjadikan amalan sholeh dan pahala juga lebih besar."

Hadis ini diperkuat riwayat dari Qatadah RA.

" Sesungguhnya berbuat kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar kesalahan dan dosanya daripada berbuat kezaliman di selain bulan-bulan tersebut. Meskipun berbuat zalim pada setiap keadaan bernilai besar, tetapi Allah membesarkan segala urusannya sesuai apa yang dikehendaki-Nya."

Selengkapnya...

Beri Komentar