Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Seorang gadis Afrika Selatan mengisahkan pengalaman horor yang dia alami saat ratusan penonton konser di Bataclan, Paris menjadi korban aksi penembakan oleh teroris pada hari Jumat malam pekan kemarin.
Isobel Bowdery, 22, mengunggah status di Facebook untuk menggambarkan peristiwa mengerikan itu disertai dengan foto t-shirt berlumuran darah yang dikenakannya ke konser.
Lulusan Cape Town University itu tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang membantunya menyelamatkan diri pada malam yang mengerikan tersebut.
Seperti diketahui, Paris diguncang serangan teror dari delapan pelaku bom bunuh diri pada Jumat malam yang menyebabkan korban jiwa tidak sedikit.
Menurut data terakhir yang dilansir DailyMail, rangkaian serangan teror terkoordinasi di Paris itu telah menyebabkan total 129 orang tewas, 352 terluka dan 99 dalam kondisi kritis.
Isobel dalam pengakuannya di Facebook mengisahkan, awalnya ia mengira orang-orang bersenjata yang dilihatnya adalah bagian pertunjukkan kelompok musik Eagles of Death Metal.
Dia baru menyadari mereka adalah teroris setelah melepaskan tembakan 'membabibuta' ke arah penonton yang langsung berlarian tak tentu arah untuk menyelamatkan diri. Dalam insiden tersebut, sebanyak 80 orang tewas.
" Puluhan orang ditembak tepat di depanku. Kolam darah langsung membanjiri lantai. Teriakan histeris penonton pria yang memeluk pacar mereka yang sudah menjadi mayat memenuhi tempat konser yang kecil itu," tulisnya.
Isobel juga mengisahkan bagaimana dia menyerahkan nasibnya ketika berbaring di genangan darah orang dengan peluru mendesing di atas kepalanya.
" Sambil berbaring di genangan darah korban dan menunggu peluru mengakhiri hidupku yang hanya 22 tahun, aku membayangkan setiap wajah yang pernah aku cintai dan berbisik 'Aku mencintaimu'" , katanya.
Dia kemudian menghadapi penderitaan selama 45 menit lepas dari pacarnya, yang ia percaya sudah meninggal.
Kisah mengerikan lainnya...
© Dream
" Aku berbalik dan aku melihat dua orang dengan Kalashnikov. Mereka berpakaian normal - jins dan sepatu kets. Pada awalnya aku pikir mereka hanya menembak di udara. Lalu aku melihat orang-orang jatuh di atas," ujar salah satu korban selamat lainnya, Sylvain Raballant, 42 tahun.
Ketika penonton mulai menyadari bahwa mereka menjadi sandera. Beberapa berusaha untuk bersembunyi atau tidak terlihat oleh teroris.
Namun begitu ada bunyi ponsel milik penonton, akan disusul oleh suara tembakan. Sepertinya setiap 15 detik ada tembakan, kata korban selamat lainnya bernama Philippe, 35 tahun.
" Mereka menembak ke kerumunan dan orang-orang mencoba melarikan diri namun penyerang mengatakan: 'Jika kalian bergerak, kami akan membunuh kalian'," katanya.
" Pelaku mengenakan rompi anti peluru. Tetapi ternyata itu rompi bahan peledak," kata Loic Wiels, yang juga berhasil keluar dari teater dengan selamat.
(Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya