Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salim Toorabally (dailymail.co.uk)
Dream - Stadion Stade de France hampir saja hancur lebur. Seorang pemuda 20 tahun, Bilal Hadfi, yang diketahui seorang anggota kelompok ekstrimis ISIS berusaha masuk dan meledakkan diri di dalam stadion itu.
Beruntung aksi tersebut diketahui oleh seorang petugas keamanan stadion. Petugas itu bergegas mencegah Hadfi masuk ke dalam stadion, sehingga bom tidak jadi menewaskan banyak orang.
Teror itu kemudian menjadi pemberitaan media-media dunia. Seluruh pembicaraan ke depan fokus pada kabar teror tersebut.
Tetapi, kisah mengenai siapa sosok pahlawan penyelamat ribuan orang di stadion itu, termasuk Presiden Perancis Francois Hollande, tidak ada yang mengetahui. Kisah pahlawan ini lalu terkuak setelah sebuah media Inggris mencoba melakukan penelusuran.
Sosok petugas keamanan itu belakangan diketahui bernama Salim Toorabally, 42 tahun. Dia merupakan imigran Maurisia dan seorang muslim yang taat.
Salim tinggal di sebuah rumah sederhana dua kamar di kawasan apartemen sub-urban Le Blanc-Mesnil. Di rumah itu, dia tinggal bersama istrinya, Bibi, 55 tahun, dan putrinya, Yza, 15 tahun.
Kisah penyelamatan Salim menjadi perbincangan publik Perancis. Banyak dari mereka yang memuji keberanian muslim ini.
Tetapi, Salim tidak pernah merasa bangga dengan pelbagai pujian itu. Dia menyebut tindakannya itu sebagai tindakan yang sudah selazimnya dilakukan oleh warga Perancis.
" Itu hanya terjadi jika Anda merupakan warga Perancis. Saya hanya orang biasa," kata Salim.
Salim merasa apa yang terjadi merupakan sebuah kebetulan. Dia hanya berusaha mencegah seseorang masuk ke dalam stadion setelah semua pintu tertutup.
Sebelum ledakan terjadi, Salim sedang makan bersama keluarganya. Jarak stadion dengan rumahnya hanya sekitar 20 menit perjalanan menggunakan mobil.
Pria ini lalu mendapat giliran berjaga di pintu L. Saat berjaga, dia mendapati Hadfi menunjukkan gelagat mencurigakan. Pemuda itu tampak ragu saat berusaha masuk ke dalam stadion.
Salim lantas memintanya pergi. Namun Hadfi tak patah arang. Dia lalu berpindah ke gerbang pintu yang lain. Salim lantas mengejar pemuda itu dan menahan agar tidak masuk ke stadion dengan mendorong tubuhnya. Hadfi pun pergi meninggalkan stadion.
Beberapa saat kemudian, ledakan terjadi tidak jauh dari stadion. Salim mengaku kaget dengan kejadian itu dan membayangkan apa yang akan terjadi jika dia tidak berhasil mencegah Hadfi.
" Tidak pernah saya merasakan ketakutan seperti itu. Pikiran saya melayang kepada keluarga saya, kemudian terlintas orang terpenting, Presiden Hollande," ungkap dia.
Keberanian Salim akan selalu dikenang oleh publik. Tidak hanya Perancis, melainkan juga dunia.
Sumber: dailymail.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya