Kondisi Tertentu Dikabulkannya Doa, Kapan Saja?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 3 September 2018 14:00
Kondisi Tertentu Dikabulkannya Doa, Kapan Saja?
Rasulullah Muhammad SAW menyebut ada tiga kondisi yang membuat doa pasti dikabulkan.

Dream - Salah satu tugas manusia adalah berdoa kepada Allah SWT. Memohon apapun agar dikabulkan oleh Sang Khalik.

Dikabulkannya doa bisa disebabkan banyak faktor. Bisa karena kekhusyukan, bisa juga karena rajin dalam beribadah serta menjaga diri dari perbuatan tercela.

Namun demikian, ada kondisi tertentu yang menyebabkan doa pasti terkabul. Apa saja kondisi tersebut?

Dikutip dari Harakah Islamiyah, Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadis menyebutkan tiga kondisi yang membuat doa seseorang pasti dikabulkan.

" Tiga hal yang Allah akan kabulkan doanya, doa orang yang berpuasa sampai berbuka, doa orang yang terzalimi sampai ia ditolong, dan doa seorang musafir sampai dia pulang."

Hadis di atas menunjukkan betapa besarnya perhatian Rasulullah pada orang yang dilanda ujian. Puasa, dizalimi, serta dalam perjalanan, merupakan waktu saat orang berada dalam kondisi yang tidak nyaman.

Contohnya ketika berpuasa, seseorang terhalang dari makanan dan minuman yang lezat sejak pagi hingga senja. Selain perut kosong dan tenggorokan kering, dia masih diharuskan menjaga diri dari segala yang membatalkan puasa.

Dalam kondisi ini, seseorang diharuskan mengendalikan nafsu, terutama syahwatnya. Dalam keadaan inilah, doa yang dipanjatkan akan dikabulkan.

Kemudian saat terzalimi. Kehidupan seseorang menjadi terganggu akibat ulah orang lain yang zalim. Padahal, ketenangan dan ketentraman adalah unsur yang diperlukan dalam menjalani kehidupan.

Sedangkan kondisi terakhir yaitu ketika bersafar atau berperjalanan. Dalam kondisi ini, seseorang harus menahan rindu karena terpisah dari keluarganya.

Ditambah adanya bahaya yang tidak pernah bisa diperkirakan. Oleh sebab itu, Allah segera mengabulkan doa orang yang sedang bepergian.

Selengkapnya baca di sini 

Beri Komentar