Memasak dan Mencuci Kewajiban Istri, Benarkah?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Januari 2018 20:00
Memasak dan Mencuci Kewajiban Istri, Benarkah?
Banyak yang menganggap istri memang harus mengerjakan pekerjaan rumah.

Dream - Ketika menikah, biasanya suami akan minta dilayani istrinya. Saat lapar, istri harus menyediakan makanan. Baju suami kotor, istri harus mencucinya.

Anggapan ini berlaku di sebagian besar masyarakat. Jika diperhatikan, suami memperlakukan istrinya mirip pembantu.

Apabila istri menolak melakukan seluruh pekerjaan domestik, klaim durhaka pada suami seketika muncul. Alhasil, perlakuan suami kepada istrinya tampak seperti menindas.

Lantas, bagaimana Islam memandang hal ini?

Dikutip dari rubrik Syariah Nahdlatul Ulama, anggapan di atas ditentang keras dalam Islam. Kedudukan wanita mendapat penghormatan cukup tinggi dalam ajaran Islam.

Para ulama Mazhab Syafi'i, Hambali, dan sebagian Maliki menyatakan istri tidak punya kewajiban untuk mengerjakan urusan domestik. Tetapi, lebih baik istri membantu suami mengurus masalah domestik. Sekali lagi, 'membantu'.

Hal ini diterangkan dalam kitab Al Mausu'ah Al Fiqhiyah.

" Jumhur ulama (Syafi'iyyah, Hanabilah, dan sebagian Malikiyah) berpendapat bahwa tidak wajib bagi istri membantu suaminya. Tetapi lebih baik jika melakukan seperti apa yang berlaku (membantu)."

Jikapun istri melakukan pekerjaan domestik dengan ikhlas, para suami harus menjelaskan hal itu bukanlah kewajibannya. Juga suami perlu menegaskan nafkah yang diberikan kepada istrinya bukan terkait pekerjaan domestik.

Kitab Khasyiyatul Jamal memuat penjelasan berikut.

" Wajib atau tidakkah bagi suami memberitahu istrinya bahwa sang istri tidak wajib membantu memasak, mencuci dan sebagainya sebagaimana yang berlaku selama ini? Jawabnya adalah wajib bagi suami memberitahukan hal tersebut, karena jika tidak diberitahu seorang istri bisa menyangka hal itu sebagai kewajiban bahkan istri akan menyangka pula bahwa dirinya tidak mendapatkan nafkah bila tidak membantu (mencuci, memasak dan lainnya). Hal ini akan menjadikan istri merasa menjadi orang yang terpaksa."

Selengkapnya...

Beri Komentar