Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Janda sampai akhir hayat. Itulah status yang membayangi para wanita Malaysia yang melangsungkan pernikahan ilegal di Thailand, apabila mereka bercerai.
Dikutip dari Harian Metro, Jumat 3 November 2017, risiko itu harus ditanggung lantaran mereka menikah melalui sindikan perkawinan di Thailand. Celakanya, sindikat ini tidak terdaftar di departemen urusan agama Malaysia.
Situasi tersebut telah menyulitkan para wanita untuk mendapatkan status perceraian yang sah. Akibatnya, mereka akan kesulitan untuk menikah lagi.
Sejumlah besar korban sindikat ini adalah pasangan muda yang sangat ingin menikah karena hubungan mereka tidak direstui keluarga.
Jumlah maskawin yang terlalu tinggi juga merupakan faktor ketidakmampuan pengantin pria dalam memenuhi tuntutan keluarga calon istri mereka. Alhasil, mereka memilih menikah di Thailand.
© Dream
Menurut sejumlah laporan, sindikat tersebut dapat menghasilkan keuntungan hingga puluhan ribu ringgit. Mereka mengenakan tarif antara 3.500 hingga 5.000 ringgit, setara Rp11 juta hingga Rp16 juta untuk masing-masing pasangan.
Dengan alasan meringankan beban pasangan yang tidak memiliki paspor untuk masuk Thailand, sindikat tersebut mengatur pernikahan dengan modin yang tidak terdaftar. Akad nikah dijalankan di beberapa lokasi di perbatasan Kelantan, Malaysia dengan Thailand.
© Dream
Komite Komunikasi dan Multimedia Negara Bagian dan Tugas Khusus Negara, Ghazali Taib, mengatakan, status pernikahan ilegal di Thailand menyebabkan banyak wanita di Kelantan tidak dapat menikah lagi. Hal itu disebabkan sulitnya mendapatkan status perceraian yang sah dari pengadilan syariah dan departemen agama.
Tak hanya itu, pernikahan ilegal menimbulkan banyak masalah lain. Termasuk sulitnya mendapatkan surat keterangan lahir anak, kartu identitas dan status kewarganegaraan.
"Karena itu, sebuah pertemuan akan diadakan antara pemerintah negara bagian dan kantor keagamaan di Songkhla, Narathiwat, Pattani dan Bangkok pada pertengahan bulan ini. Pertemuan itu untuk membahas masalah tersebut demi kepentingan kedua belah pihak," kata Ghazali.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya