Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nailah Lymus Pendiri Underwrap Agency (Twitter-@NailahLymus1)
Nailah Lymus. Dialah muslimah New York yang menjadi desainer mode terkemuka. Busana rancangannya sudah wara-wiri di atas catwalk bergengsi dunia. Mulai New York Fashion Week hingga Couture Fashion Week.
Blasteran Afrika-Amerika ini terlahir sebagai seorang muslimah. Kedua orangtuanya menjadi mualaf sebelum dia lahir. Sejak kecil, dia dibina dengan ketat. Sang bunda mendorongnya untuk kreatif, sementara sang ayah memintanya berkonsentrasi pada dunia akademik.
Pendidikan yang ketat itulah yang meracik Lymus tumbuh menjadi gadis kreatif. Sejak kecil perempuan yang kini berusia 30 tahun ini sudah terampil membuat pernak-pernik pakaian.
“ Saya mulai membuat perhiasan saya sendiri saat berusia tujuh tahun dan telah diwawancara oleh koran lokal di Syracuse, New York,” ujar dia seperti dikutip complexdwoman.co.uk.
Lymus terus mengasah keterampilan. Dia pernah menjadi penata rambut, penata busana, desainer aksesoris busana, produser show, hingga perancang busana.
Setapak demi setapak Lymus menggapai sukses di dunia mode. Pada 2004, dia meluncurkan rancangan buasana dengan label Amirah Creations.
Tujuh tahun berselang, rancangan busananya mulai meramaikan New York Fashion Week dan Couture Fashion Week 2011, ajang tahunan bergengsi dunia mode.
Hebatnya lagi, Lymus bukan sekedar perancang busana. Februari 2012 silam, dia meluncurkan agensi model muslim pertama di dunia: Underwraps Agency.
Dia membangun agensi itu setelah bertahun-tahun mengamati dunia model. Di tengah gemerlap dunia model, Lymus justu menemukan banyak kekurangan yang membuatnya prihatin.
“ Saya melihat dan tahu banyak model kehilangan rasa dalam bisnis ini. Tidak merasa nyaman mengekspose tubuh mereka, tidak dihormati, atau dilihat dengan cara tidak menyenangkan,” tutur Lymus dalam wawancara dengan ABC News.
Selain itu, Lymus juga ingin menunjukkan kekuatan dan kreativitas muslimah kepada dunia. Melawan stigma negatif yang selama ini ditujukan kepada kaum muslim.
“ Saya ingin menghancurkan kesalahpahaman dan stereotip terhadap muslimah,” ujar perempuan yang tinggal di Brooklyn itu
Bagi Lymus, menjadi muslimah bukan berarti tak bisa tampil modis. Sebaliknya, menjadi model tak berarti harus mengumbar bagian tubuh yang menjadi aurat muslimah.
Underwraps Agency pun menjadi jembatan. Para muslimah tak harus memupus mimpi masa kecil mereka untuk menjadi model.
" Itu sebabnya saya ingin memulai agensi ini, sehingga Anda tidak perlu melakukan itu. Anda tidak harus kehilangan siapa (identitas) Anda dalam bisnis ini,” kata Lymus.
Setidaknya, Lymus telah merekrut empat model muslimah. Seperti model pada umumnya, muslimah-muslimah itu juga difoto, syuting, dan berlenggak-lenggok di atas catwalk. Dengan busana muslim tentunya. (eko)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya