Para Istri, Ini Cara Islami Menyikapi Suami Selingkuh

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 31 Januari 2018 08:02
Para Istri, Ini Cara Islami Menyikapi Suami Selingkuh
Suami tergoda wanita lain bisa terjadi.

Dream - Kasus suami selingkuh semakin sering kita dengar. Perselingkuhan biasa dialami setiap pasangan. Tak hanya di tempat keramaian, selingkuhan dengan teman kerjanya sendiri bisa saja terjadi.

Para suami tentu harus berpisah sementara waktu dalam satu hari dengan keluarganya. Dia harus memenuhi kewajibannya dalam mencari nafkah.

Dalam kondisi semacam ini, godaan kerap muncul pada mereka. Alhasil, mereka tergiur untuk jatuh ke pelukan wanita lain.

Para istri, ada ayat yang membahas mengenai perselingkuhan. Ayat tersebut adalah Surat An Nisa ayat 4 yang artinya sebagai berikut.

Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah orang-orang yang benar. Dia (sumpah) yang kelima bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta, Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta, dan (sumpah) yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar.

Ayat ini menjelaskan suami tidak boleh menuduh istrinya berzina. Jika dia melakukan itu, maka persaksiannya setara dengan empat kali bersumpah atas nama Allah. Jika tuduhannya tidak benar, maka laknat Allah jatuh padanya.

Ayat ini berlaku juga pada istri. Jika menuduh suaminya berselingkuh, maka seorang istri harus mendatangkan beberapa saksi.

Jika tidak mampu menyelesaikan persoalan tersebut, sangat disarankan meminta bantuan orang lain. Kemudian, tidak perlu terburu-buru memutuskan cerai jika suami masih berkomitmen melanjutkan pernikahan.

Selengkapnya...

Beri Komentar