Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pertengkaran merupakan hal sering terjadi dalam hubungan rumah tangga. Tidak jarang, hal ini disebabkan sikap nusyuz istri kepada suami.
Sementara, apa yang dimaksud sikap nusyuz itu? Dan mengapa sikap ini menjadi pemicu pertengkaran?
Dikutip dari rubrik Nikah Nahdlatul Ulama, Mustafa Al Khin dan Musthafa Al Bugha dalam kitab Al Fiqh Al Manhaji 'ala Madzhab Al Imam As Syafi'i menjelaskan makna nusyuz sebagai berikut.
" Nusyuz-nya seorang perempuan ialah sikap durhaka yang ditampakkannya di hadapan suami dengan jalan tidak melaksanakan apa yang Allah wajibkan padanya, yakni taat terhadap suami… nusyuz-nya perempuan ini hukumnya haram, dan merupakan satu dari beberapa dosa besar."
Ulama menghukumi sikap ini sebagai haram. Konsekuensinya, sikap ini bisa menyebabkan terputusnya hak seorang istri untuk mendapatkan nafkah. Syeikh Muhammad bin Qasim dalam Fathul Qarib menjelaskan demikian.
" Ada dua hal yang bisa gugur akibat nusyuz yakni hak gilir dan hak mendapatkan nafkah."
Sedangkan seorang wanita dianggap sudah nusyuz jika melakukan hal-hal tertentu. Beberapa di antaranya keluar rumah dan bepergian tanpa seizin suami, tidak membukakan pintu bagi suami, dan menolak ajakan suami untuk berhubungan intim padahal ia tidak sedang uzur baik sakit atau lainnya.
(ism)
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar


Kisah Elisabeth dan 5 Anaknya Tinggal di Huntara Usai Gempa NTT, Menanti Rumah Baru