Beda Cemburu yang Boleh dan Dilarang dalam Islam

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 22 Januari 2018 10:00
Beda Cemburu yang Boleh dan Dilarang dalam Islam
Cemburu merupakan perasaan wajar dialami pasangan suami istri.

Dream - Cemburu lazim dialami pasangan suami istri. Perasaan ini merupakan hal wajar, mengingat masing-masing tidak ingin membagi apa yang dia miliki.

Adanya perasaan ini juga untuk menumbuhkan sikap saling menjaga antara suami istri. Dengan begitu, hubungan rumah tangga yang dijalani menjadi kuat dan harmonis.

Islam pun membolehkan seseorang cemburu pada pasangannya. Namun juga ada cemburu yang terlarang dan bisa menimbulkan murka Allah.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " Sungguh cemburu itu ada yang disukai Allah dan ada juga yang dibenci Allah. Adapun cemburu yang disukai Allah adalah cemburu yang berdasar curiga (memiliki bukti yang jelas). Adapun cemburu yang dibenci Allah adalah cemburu yang tidak memiliki bukti yang jelas."

Ibnu Hajar memberikan penjelasan secara rinci mengenai dua jenis cemburu ini. Mengambil kasus pada istri yang cemburu suaminya berselingkuh dan berzina.

Ibnu Hajar menyatakan jika istri itu punya bukti yang jelas, maka cemburu itu disebut fir ribah, artinya diridhai Allah. Tetapi jika tidak ada bukti, Allah sangat membencinya.

Selengkapnya baca di sini...

Beri Komentar