Dream - Cemburu lazim dialami pasangan suami istri. Perasaan ini merupakan hal wajar, mengingat masing-masing tidak ingin membagi apa yang dia miliki.
Adanya perasaan ini juga untuk menumbuhkan sikap saling menjaga antara suami istri. Dengan begitu, hubungan rumah tangga yang dijalani menjadi kuat dan harmonis.
Islam pun membolehkan seseorang cemburu pada pasangannya. Namun juga ada cemburu yang terlarang dan bisa menimbulkan murka Allah.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah Muhammad SAW bersabda, " Sungguh cemburu itu ada yang disukai Allah dan ada juga yang dibenci Allah. Adapun cemburu yang disukai Allah adalah cemburu yang berdasar curiga (memiliki bukti yang jelas). Adapun cemburu yang dibenci Allah adalah cemburu yang tidak memiliki bukti yang jelas."
Ibnu Hajar memberikan penjelasan secara rinci mengenai dua jenis cemburu ini. Mengambil kasus pada istri yang cemburu suaminya berselingkuh dan berzina.
Ibnu Hajar menyatakan jika istri itu punya bukti yang jelas, maka cemburu itu disebut fir ribah, artinya diridhai Allah. Tetapi jika tidak ada bukti, Allah sangat membencinya.
Advertisement
AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular

Sraya Nusa Buka Babak Baru Diadona.id, Bangun Ruang Kolaborasi Untuk Perempuan Indonesia

Sehari dalam Kehidupan Purbaya

XLSMART Raih Apresiasi Perempuan Berpengaruh 2026 Kategori Future Forward Lewat Sisternet


Lebih Sehat Mana antara Susu Full Cream atau Susu Skim untuk Kesehatan Jantung?

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Apa Sih Artinya Incel? Ketika Istilah Jomblo Berkembang Menjadi Subkultur di Internet

Memasuki Usia 50 Tahun, Ini Pemeriksaan dan Vaksin yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar


Kisah Elisabeth dan 5 Anaknya Tinggal di Huntara Usai Gempa NTT, Menanti Rumah Baru