Zen Mohamad Kassim. (Foto: Abc.net.au)
Dream - Zen Mohamad Kassim merupakan polisi berhijab yang mengurusi para imigran di Australia Barat.
Kepada ABC.net, Zen mengenang bagaimana dirinya mengikuti latihan pertama kali dengan Polisi Australia Bagian Barat pada 2008.
" Mayoritas yang ada di sana tentu saja pria dan wanita yang berkulit putih," kenang Zen seperti yang dilansir ABC.net.
Zen sebenarnya tinggal di Singapura dan memutuskan pindah ke Perth setelah mengikuti proses rekruitmen oleh Polisi WA Australia.
" Pada 2007 ada lowongan untuk menjadi polisi di Australia, saya memasukkan lowongan dan sampai sekarang menjadi polisi di sini," Lanjutnya.
Zen mengurusi para imigran dan pengungsi yang datang ke Perth. Pekerjaan sebagai polisi bukanlah hal yang mudah karena menurutnya masih banyak imigran yang tidak mempercayai polisi dan juga takut diperas.
" Saya memberitahu masyarakat bahwa polisi di sini ramah, kita tulus dalam apapun yang kita lakukan dan kami dekati, sekarang mereka mulai terbuka," kata polisi berhijab ini.
Berkat kedekatannya memberikan pengertian kepada imigran bahwa tidak semua polisi bersikap buruk, Zen mendapatkan penghargaan Outtanding Individual dari WA Australia. (Ism)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya