Jangan Salah Memaknai, Sunah dan Hadis Berbeda

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 23 September 2018 18:00
Jangan Salah Memaknai, Sunah dan Hadis Berbeda
Banyak yang memahani sunah merujuk pada kebiasaan yang dilakukan Rasulullah Muhammad SAW.

Dream - Mungkin kita pernah ditodong perkataan seperti ini, " Kamu kok tidak melakukan amalan ini? kamu kurang nyunah."

Ucapan-ucapan semacam ini banyak kita temukan di masyarakat. Hal ini muncul bersamaan meningkatnya semangat dalam belajar agama.

Biasanya, kalimat semacam itu disertai tambahan hadis ini dan itu. Terkesan menyamakan antara sunah dengan hadis.

Padahal, antara sunah dengan hadis memiliki pengertian yang berbeda. Lantas, apa perbedaannya?

Dikutip dari Harakah Islamiyah, secara bahasa, sunah bermakna tradisi atau kebiasaan. Sedangkan hadis bermakna pembicaraan.

 

1 dari 1 halaman

Penjelasannya

Para ulama menggunakan istilah sunah untuk menyebut kebiasaan yang dilakukan oleh banyak orang, termasuk juga oleh Rasulullah Muhammad SAW maupun para sahabat. Istilah sunah merujuk pada amalan-amalan baik.

Sedangkan istilah hadis memiliki makna yang lebih khusus. Istilah ini merujuk pada segala sesuatu yang datangnya dari Rasulullah SAW baik perkataan, perbuatan, ataupun takrir (persetujuan).

Dalam catatan sejarah, istilah sunah juga mengalami perkembangan. Rasulullah memiliki sunah sendiri demikian pula dengan para sahabat. Bisa jadi ada perbedaan antara sunah Rasulullah dengan sunah Abu Bakar As Shiddiq, misalnya.

Ini menunjukkan istilah sunah tidak selalu merujuk para Rasulullah. Bisa jadi merujuk kepada para sahabat.

Tetapi, patut diperhatikan sunah yang dimaksud ini bukanlah sunah-sunah dalam kerangka fikih, yang lebih terkait dengan ibadah. Jika sunah dalam fikih, maka pelaksanaannya harus sesuai dengan tuntunan.

Selengkapnya...

Beri Komentar