Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Muslimah Mengajarkan Bocah Muslim Cara Menggunakan Tasbih (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia memanggil orang lain dengan panggilan seperti pak, bu, kiai, ustaz, datuk, dan lain sebagainya. Kebiasaan ini bahkan sudah menjadi adat.
Ternyata, kebiasaan ini sesuai dengan ajaran Islam. Para ulama mengajarkan kita untuk tidak memanggil orang tua, guru, atau ahli ilmu dengan namanya saja.
Misalkan, Mulkan memiliki tetangga seorang ustaz bernama Zaenal. Maka, Mulkan tidak boleh memanggil tetangganya dengan Zaenal, melainkan Ustaz Zainal.
Dikutip dari laman rumaysho, Imam An Nawawi memberikan penjelasan mengenai kebiasaan ini yang merupakan adab dalam Islam. Penjelasan tersebut tercantum dalam kitab Al Majmu' Syarhul Muhadzdzab.
" Disunahkan bagi anak, murid, atau seorang pemuda ketika menyebut ayahnya, guru dan tuannya agar tidak dengan menyebut nama saja. Diriwayatkan dalam Kitab Ibnu As Sunni, dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Jangan jalan di depannya, jangan membantahnya, jangan duduk sebelum ia duduk, jangan memanggilnya cuma dengan namanya saja.' Yang dimaksud jangan membantah adalah membantah orang tua ketika orang tua mengingatkan keras atau mengajari adab pada kita. Dari 'Abdullah bin Zahr, ia berkata, 'Termasuk durhaka pada orang tua adalah engkau memanggil orang tua dengan namanya saja dan engkau berjalan di depannya.'
Penghormatan kepada orang yang lebih tua juga tercantum dalam hadis riwayat Tirmidzi, dari Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash RA, dari Rasulullah Muhammad SAW.
Tidak termasuk golongan kami siapa yang tidak menyayangi yang kecil dan tidak menghormati yang lebih tua di antara kita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang