Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap manusia punya keinginan masing-masing. Tentu semuanya ingin agar keinginan tersebut terpenuhi.
Islam mengajarkan umat untuk berdoa jika mempunyai keinginan. Doa dipanjatkan sebagai bentuk permintaan kepada Allah SWT sebagai sumber dari segalanya.
Banyak yang memahami doa adalah sarana meminta seorang hamba kepada Tuhannya. Lewat doa, seorang hamba berharap kebutuhannya dipenuhi oleh Allah SWT.
Tetapi, apakah doa hanya bermakna permohonan?
Dikutip dari Islami.co, dalam Alquran dijelaskan makna doa lebih dari itu. Doa bisa bermakna ibadah, sebagai bentuk pengakuan seorang hamba sebagai ciptaan kepada Sang Khalik.
Hal ini seperti tertuang dalam surat Al A'raf ayat 194.
" Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu lalu biarkanlah mereka memperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar."
Ibnu Munzir menyatakan doa dalam ayat di atas adalah ibadah. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan berhala-berhala yang disembah (tad'u) oleh orang musyrik tidaklah dapat memberikan manfaat apapun.
Makna kedua yaitu seruan. Saat seseorang berdoa, dia sedang menyeru kepada Tuhannya. Ini agar hajatnya terpenuhi.
Hal ini diterangkan dalam Surat Al A'raf ayat 193.
" Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka ataupun kamu herdiam diri."
Makna selanjutnya yaitu dakwah. Doa adalah sarana mengajak orang lain menuju kebaikan. Ini seperti tercantum dalam Surat Nuh ayat 5-8.
" Nuh berkata, 'Ya Tuhanku. Sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, Maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Dan Sesungguhnya Setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. Kemudian Sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan."
Untuk makna selanjutnya, silakan simak pada tautan ini.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest