Ayah, Ibu Dan Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Menjadi orangtua merupakan anugerah dan 'pekerjaan' seumur hidup. Tak ada sekolah khusus untuk orangtua agar bisa mengurus anak dan membesarkannya. Mungkin sederet persiapan dilakukan sebelum si kecil lahir ke dunia.
Menghadiri kelas persiapan persalinan, parenting class, membaca buku dan menggali informasi di internet jadi hal yang mulai banyak dilakukan orangtua baru. Tentunya demi
menyiapkan mental dan pengetahuan untuk menjadi orangtua.
Hal tersebut memang penting dilakukan, baik oleh ibu maupun ayah. Untuk ibu sendiri, setelah menjalani persalinan, insting keibuannya akan terasah. Seperti dikutip dari buku New Mom:
Babycare Directory, menurut para ahli ada tiga fase yang dialami ibu setelah melahirkan.
Fase-fase ini akan membuat ibu mengalami banyak perubahan dan transisi penyesuaian. Dari yang sebelumnya tak pernah mengurus bayi, hingga memiliki naluri keibuan yang sangat tinggi.
1. Fase taking in
Terjadi pada hari pertama dan kedua, saat ibu memerlukan banyak istirahat setelah persalinan. Demi mengembalikan kondisi fisik, ibu butuh banyak mengonsumsi makanan bergizi. Dalam
kondisi ini ibu sangat butuh dukungan ayah. Perubahan besar mulai terjadi, dan ibu sedang berusaha 'memanggil' nalurinya untuk bisa merawat bayi dengan baik.
2. Fase taking-hold
Fokus orangtua baru tentu saja berusaha merawat bayi sebaik-baiknya. Suasana hati ibu mungkin masih terasa aneh. Ada bayi yang harus dijaga dan butuh perhatian selama 24 jam.
Hal ini biasanya terjadi di hari ke-5. Segala cara merawat bayi sedang berusaha dipelajari dan penyesuaian pun terus dilakukan. Baik soal waktu tidur, kondisi rumah dan rutinitas sehari-hari. Dalam hal ini, sang ayah biasanya merasa 'asing', karena ibu dan bayi sedang tak bisa dipisahkan. Untuk para ayah, cobalah lebih banyak terlibat dalam mengurus bayi agar tak merasa seperti diabaikan.
3. Fase letting-go
Dalam fase ini orangtua sudah sangat tahu rutinitas bayi, tahu masalah yang akan muncul dan cara mengatasi. Penyesuaian sudah berjalan dengan baik. Masalah yang dihadapi seperti anak sakit juga mulai tak menimbulkan kepanikan yang luar biasa. Kekompakan pasangan adalah kunci suksesnya melewati fase ini. Ingat, asuhan ayah dan ibu yang kompak sejak anak masih bayi akan berdampak jangka panjang.
Bikinnya berdua, harus kompak mengurus berdua ya!