Ilustrasi
Dream - Berada di tempat umum dengan banyak orang, lalu anak menangis meraung-raung, seringkali memancing emosi orangtua. Bukan menenangkan anak, orangtua kadang melakukan hal sebaliknya.
Memaksa anak untuk berhenti menangis, memarahi, atau mengancamnya, hal ini agar anak tak terus-menerus menangis. Bukan berhenti, anak malah merasa takut dan trauma mendengar bentakan orangtuanya.

Bila menghadapi anak yang tantrum atau menangis kencang, bisa meniru yang dilakukan ulama ternama, Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @sholawatnabi__id, Habib Jindan ketika sedang mengajar para jemaahnya, tiba-tiba didatangi sang putra yang masih kecil.
Putranya tersebut menangis sangat kencang dan merajuk di pangkuan Habib. Tangisannya yang meraung-raung sampai membuat Habib Jindan menghentikan ceramahnya.
Setelah sang putra duduk di sampingnya, Habib memegang kepala si kecil sambil mengucap " Bismillah" dan menawarkan kue cokelat yang tersaji di depan. Pembawaannya begitu tenang sambil mengucap Bismillah dan mengusap kepala sang putra.
Ulama berusia 45 tahun itu langsung berhenti ceramah untuk sementara dan menenangkan putranya. Beliau mengambil tisu dan membersihkan air mata sang putra, serta terus menawarkan kue nikmat dan mengucap " Bismillah" .

Dalam waktu singkat, sang putra langsung tenang, terdiam dan mengambil kue lain di depannya. Habib pun melanjutkan ceramahnya dengan begitu tenang.
Para ayah dan bunda, bisa mengikuti hal yang dilakukan Habib Jindan ini. Tenangkan diri lebih dulu dan terus menerus menyebut nama Allah SWT. Insyaaallah buah hati akan ikut tenang.
Lihat postingan ini di Instagram