Cara Membuat Oralit untuk Anak di Rumah

Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Rabu, 19 Juni 2019 10:03
Cara Membuat Oralit untuk Anak di Rumah
Oralit menjadi minuman untuk penanganan pertama pada diare yang mudah dibuat oleh siapa saja. Bagaimana cara membuat oralit di rumah?

Dream - Diare bisa terjadi selama beberapa hari, ada yang mulai 3 hari hingga 7 hari. Diare bisa saja terjadi lebih lama kalau penangannya tidak tepat.

Cara mudah menangani diare adalah dengan minum banyak cairan, karena bahaya kekurangan cairan bisa sampai tahap dehidrasi dan malnutrisi.

Kasus  diare tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, melainkan juga anak-anak juga bisa terkena diare. Bagi anak yang terkena diare disarankan untuk tidak mengonsumsi obat tablet, atau obat antibiotik, kecuali kalau sudah ada resep dari dokter.

Cara terbaik untuk mengatasi diare pada anak adalah dengan minum banyak cairan dan membuat larutan oralit. Oralit atau ORS (Oral Rehydration Salts) merupakan larutan kombinasi antara haram dan air, yang mana dapat membantu meredakan diare.

Untuk konsumsi oralit sendiri disesuaikan dengan usia anak, dan ada takaran tersendiri. Jika diare terjadi, pada hari pertama pemberian oralit bisa diberikan sebanyak 250 mililiter sekali minum.

Takaran untuk mencampur garam dan air harus diperhatikan, karena kalau terlalu banyak justru bisa membuat diare menjadi lebih parah.

1 dari 3 halaman

Cara Membuat Oralit di Rumah

Cara Membuat Oralit di Rumah © Dream

Seperti  dilansir dari Rehydration Project, untuk membuat oralit di rumah sangat mudah, cukup dengan menyiapkan bahan-bahan seperti gula, garam, dan air matang, dengan takaran berikut:
-    6 sendok gula
-    Setengah sendok garam
-    1 liter air siap minum, lebih disarankan air hangat

Oralit


Takaran tersebut bisa untuk membuat larutan oralit sebanyak 1 liter. Setelah mencampurkan semua bahan ke dalam wadah, aduk larutan hingga gula dan garam larut.

Untuk pengukuran takar dalam membuat oralit di setiap negara bisa berbeda-beda. Ada yang mengunakan takaran sendok, maupun dengan takaran kira-kira yaitu tangan dan jari.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat oralit adalah, takaran garam yang jangan terlalu banyak, sedikit garam saja sudah mampu memberikan efek.

2 dari 3 halaman

Cara Membuat Oralit untuk Anak

Cara Membuat Oralit untuk Anak © Dream

Tidak jauh berbeda dengan cara membuat oralit pada umumnya, yakni dengan campuran gula dan garam yang dilarutkan. Namun cara untuk membuat oralit untuk anak, orang tua harus memperhatikan beberapa hal.

Anak yang sedang sakit


-    Untuk anak di bawah usia dua tahun, pemberian oralit tidak boleh berlebihan. Di antara seperempat sampai setengah gelas saja dalam sekali minum. Dalam sehari, anak disarankan untuk tetap meminum maksimal 3 kali sehari sampai mereka merasa membaik.
-    Untuk anak usia dua tahun ke atas, pemberian oralit bisa diberikan setengah gelas atau satu gelas penuh dalam sekali minum.

Rasa larutan oralit mungkin tidak begitu enak bagi lidah anak-anak. Sebagai orang tua kita harus sabar memberikan oralit pada anak, seperti dengan menyuapinya perlahan dengan sendok.

Beri jarak waktu untuk meminum oralit secara perlahan, bisa setiap 5 menit atau 10 menit sekali.

Pemberian oralit bisa terus dilakukan sampai diare reda. Apabila dalam waktu 3 sampai 5 hari anak masih merasa tidak enak, dan diare belum mereda, orang tua disarankan untuk segera memeriksakan anak ke dokter.

3 dari 3 halaman

Orang Tua Harus Memperhatikan Hal Ini

Orang Tua Harus Memperhatikan Hal Ini © Dream

Selain persoalan takaran meminum oralit, para orang tua juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini ketika memberikan oralit pada anak:
1.    Mencuci tangan terlebih dahulu sebelum membuat oralit.
2.    Menyiapkan bahan pada tempat terpisah, dan pastikan tempat dan sendok yang digunakan bersih.
3.    Selain mencuci tangan sebelum membuat oralit, sebelum memberikan pada anak, pastikan tangan anak juga bersih.
4.    Berikan sedikit oralit terlebih dahulu.
5.    Untuk menghindari rasa tidak enak, siapkan minuman pendamping seperti susu atau jus.
6.    Apabila anak terus menolak oralit, berikan secara perlahan.
7.    Apabila kondisi diare anak meningkat, segera bawa anak ke dokter.

Perlu diketahui juga, bahwa oralit tidak sepenuhnya dapat menghentikan diare. Oralit bertugas mencegah tubuh kekurangan air atau dehidrasi. Dan, diare sebenarnya akan berhenti dengan sendirinya apabila cairan dalam tubuh tercukupi.


Semoga bermanfaat ya, Sahabat Dream!


Beri Komentar