Hobi Sauna Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesuburan Pria

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 4 Maret 2022 11:12
Hobi Sauna Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesuburan Pria
Tak disarankan bagi yang sedang berencana memiliki anak dalam waktu dekat.

Dream - Sauna termasuk aktivitas yang bisa membuat tubuh lebih rileks. Biasanya, mandi sauna jadi pillihan tepat setelah olahraga berat, saat tubuh tegang atau ketika level stres tingi.

Sebagian orang melakukannya secara rutin, terutama kaum pria. Sebenarnya sauna memiliki sederet efek positif karena bisa membantu mengeluarkan racun, relaksasi tubuh dan melancarkan peredaran darah.

depresi-220816t.html" id="link-box-terkait-1" data-position="1">Mona dan Indra Brasco Ungkap Awal Ketahui Putrinya Mengalami Depresi

Sayangnya, sauna tak dianjurkan bagi kaum pria yang sedang berencana memiliki anak atau menjalani program hamil dengan pasangannya. Mengapa? Berdasarkan jurnal Human Reproduction pada 2013, penelitian dari University of Padova di Italia melaporkan hasil yang mengejutkan.

Terungkap fakta bahwa pria yang rutin melakukan sauna rentan mengalami masalah dengan tingkat kesuburannya. Dalam penelitian ini, 10 pria diminta untuk melakukan program sauna ala Finlandia, yakni melakukan 2 sesi sauna per minggu selama 3 bulan dengan suhu 80 – 90 derajat Celsius. Masing–masing sesi berdurasi selama 15 menit.

 

1 dari 2 halaman

Penurunan Jumlah Sel Sperma

Pada penelitian ini juga diperiksa kadar hormon seks, parameter sperma, struktur DNA sperma, tingkat apoptosis (kematian sel sperma karena adanya paparan dari lingkungan luar) serta ekspresi gen sperma terhadap rangsangan panas dan kurangnya oksigen saat berada di ruang sauna.

Hasilnya, para pria yang rutin melakukan sauna tersebut secara statistik mengalami penurunan jumlah sperma dan tingkat motilitas (pergerakkan) sperma. Selain itu, persentase sperma dengan struktur DNA yang normal juga mengalami penurunan. Meski demikian, tidak terdapat perbedaan pada kadar hormon seks.

Dari hasil tersebut, para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa penurunan jumlah sperma dan tingkat motilitas sperma disebabkan oleh adanya paparan stres terhadap panas dan kurangnya oksigen saat melakukan sauna.

 

2 dari 2 halaman

Tak Boleh Rutin

Para peneliti menganggap efek ini hanya bersifat sementara dan tingkat kesuburan pria akan kembali seperti semula setelah 6 bulan kemudian, dengan sperma yang sehat.

Tak hanya sauna, para pria yang rutin berendam air panas dan duduk sambil memangku laptop dalam jangka waktu yang lama juga berisiko menyebabkan penurunan jumlah sperma.

Untuk itu kaum pria yang suka berendam air hangat, sauna, atau memangku laptop yang panas segera hentikan kebiasaan ini. Terutama jika sedang berencana memiliki anak dalam waktu dekat. Penjelasan selengkapnya baca di sini.

Beri Komentar