Ingin Berikan Jamu untuk Si Kecil? Pastikan Bahannya Aman

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 29 Juni 2020 14:03
Ingin Berikan Jamu untuk Si Kecil? Pastikan Bahannya Aman
Jamu dapat dikonsumsi oleh anak, asalkan sepenuhnya mengandung bahan-bahan alami.

Dream - Jamu saat ini dianggap minuman penting untuk menjaga imunitas agar tubuh tak mudah sakit karena virus dan bakteri. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Banyak orang minum jamu setiap hari, termasuk memberikannya pada anak-anak. Jika Sahabat Dream ingin memberikan jamu pada si kecil boleh saja, tapi pastikan bahannya sangat aman.

Akan lebih jika membuat jamu sendiri. Jamu dapat dikonsumsi oleh anak, asalkan sepenuhnya mengandung bahan-bahan alami dan tidak menggunakan perasa buatan, pengawet, pewarna, bahan berbahaya atau zat adiktif lainnya.

Selain itu, dikutip dari KlikDokter, jamu yang hendak diberikan pada anak juga wajib terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga kualitasnya lebih terjamin.

Apabila hendak meracik jamu sendiri untuk diberikan pada anak, pastikan hanya menggunakan bahan-bahan alami yang berkualitas dengan komposisi sesuai. Jamu yang dibuat sendiri harus segera dikonsumsi, karena tidak boleh disimpan terlalu lama.

Pemberian jamu pada anak juga wajib memerhatikan usia si Kecil. Fakta menyebut bahwa bayi di bawah usia 6 bulan tidak boleh diberikan jamu sama sekali. Pasalnya, di rentang usia tersebut, bayi hanya boleh menerima ASI eksklusif tanpa tambahan lain sekalipun air putih.



1 dari 5 halaman

Bahan yang Aman

Secara spesifik, berikut ini adalah manfaat jamu berdasarkan bahan dasar yang digunakan dan aman untuk anak

Jahe
Jahe dikenal dapat meringankan masalah pencernaan pada anak. Untuk anak, Anda dapat mencampurkan jahe ke dalam sup atau teh agar dapat dikonsumsi.

Kunyit
Kunyit dapat digunakan untuk anak-anak yang menderita diare. Anda dapat mencampurkan kunyit dengan sari daun jambu biji muda yang sudah dihaluskan dan disaring.

Temulawak
Temulawak dapat digunakan untuk meningkatkan nafsu makan anak. Herbal yang satu ini dapat diberikan dengan campuran madu dan air hangat.

Beras Kencur
Beras kencur bisa digunakan untuk meningkatkan nafsu makan dan mengatasi batuk.

Kencur
Kencur dapat membuat tenggorokan anak lebih nyaman, dan membantu meringankan batuk. Campurkan kencur dengan sedikit gula atau madu agar anak mau mengonsumsinya.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 5 halaman

4 Asupan Penting untuk Tingkatkan Imunitas Buah Hati

Dream - Baru-baru masuk sekolah, biasanya anak-anak akan 'digembleng' level imunitasnya. Bertemu dengan banyak anak seusianya dan bermain seharian, sangat mungkin terjadi penularan virus dan bakteri.

Tingkat kekebalan tubuh tiap anak tentunya berbeda. Salah satu cara untuk menjaga level kekebalan tubuhnya cukup baik adalah dengan memberikan asupan-asupan kaya gizi secara rutin.

Berikut empat asupan yang sangat direkomendasikan para ahli gizi untuk dimasukkan dalam menu harian anak demi meningkatkan kekebalan tubuhnya. Pastikan selalu ada dalam keranjang belanja.

3 dari 5 halaman

1. Oat

Bubur oat atau bubur gandum yang dicampur dengan susu hangat merupakan sumber gizi yang sangat baik. Oat kaya akan karbohidrat berkualitas yang akan membuat anak-anak merasa kenyang lebih lama, serta protein nabati untuk mendukung pertumbuhan otot. Oat juga baik untuk kesehatan jantung dan usus karena kaya akan serat.

4 dari 5 halaman

2. Buah kiwi

Buah kiwi mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Meskipun Vitamin C tidak benar-benar mencegah timbulnya pilek dan flu, vitamin C dapat membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan gejala seperti pilek. Plus, vitamin C memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit. Anak bisa mengonsumsi satu hingga dua kiwi per hari.

5 dari 5 halaman

3. Kembang kol

Sayuran satu ini dapat diolah dengan banyak cara. Bukan hanya dijadikan menu capcay, bisa juga dipanggang, atau dihancurkan dan diberi bumbu, sebagai pengganti nasi. Kandungan fitokimia dan vitamin C-nya juga sangat tinggi yang sangat baik untuk menjaga level imunitas anak.

Beri Komentar