Ibu Hamil (Foto: Shutterstock)
Dream - Perut sudah makin membuncit dan usia kehamilan memasuki 40 minggu tapi tak ada tanda-tanda persalinan. Kontraksi muncul tapi tidak teratur dan menghilang. Menanti momen persalinan jadi hal kerap membuat khawatir dan gelisah.
Apalagi jika usia kehamilan sudah mencapai 41 minggu atau 42 minggu. Usia kehamilan tersebut biasanya disertai tanggal hari perkiraan lahir atau HPL. Perhitungan didasarkan pada hari pertama haid terakhir kali.
Ternyata, tak perlu panik saat usia kehamilan sudah melewati HPL. Namanya saja 'perkiraan', jadi bisa maju atau mundur.
" Bagi para ibu hamil yang sudah lewati HPL, jangan khawatir apalagi sampai panik. HPL tak selalu tepat, karena hanya prediksi, bisa jadi perhitungan yang kurang pas karena banyak metode yang untuk menentukannya," kata Alex C. Vidaeff, M.D., M.P.H., seorang ahli fetomaternal.
Daripada gelisah menanti kehadiran buah hati, lebih baik kondisikan tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Coba lakukan empat hal ini yang bisa membuat ibu jadi lebih santai dan mudah menanti persalinan.
© Dream
Titik-titik tekanan tertentu pada tangan dan kaki dapat merangsang proses persalinan alami tubuh. Untuk itu, pijat bisa dilakukan secara rutin jelang persalinan. Pastikan piat dengan terapis yang biasa menangani ibu hamil. Lagipula, pijatan lembut bisa membuat ibu hamil mendapatkan relaksasi secara maksimal.
© Dream
Salah satu cara untuk 'memancing' kontraksi adalah dengan mengonsumsi makanan pedas. Ibu bisa membuat menu yang sedikit pedas, akan lebih baik jika makanan pedas merupakan favorit.
Pastikan saja ibu tak memiliki masalah pencernaan karena bisa berbahaya. Sesekali konsumsi makanan pedas dan jangan berlebihan.
© Dream
Cobalah lebih intensif berhubungan intim. Pasalnya saat mencapai kepuasan, tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon tersebut bisa memancing kontraksi yang sangat penting bagi proses persalinan. Tak hanya itu, sperma mengandung prostaglandin, yang dapat membantu mematangkan serviks. Jadi semakin banyak orgasme, semakin baik!
© Dream
Tubuh memang jadi lebih berat, mudah lelah saat beraktivitas tapi usahakan tetap aktif secara fisik. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang. Rutin lakukan peregangan agar otot tak kaku dan membuatnya lebih kuat.
Sumber: Parents