Dream- Seorang pakar kesehatan mencoba menjelaskan kemampuan virus corona covid-19 kala menyerang tubuh manusia. Kepada laman IFL Science, ahli itu menyatakan virus covid-19 sedikit berbeda dengan sindorm pernapasan akut parah (SARS). Beberapa penderita hanya mengalami pilek ringan, sementara yang lain harus dirawat di rumah sakit, bahkan mati karena paru-parunya meradang dan terisi cairan.
Lalu, bagaimana sesungguhnya jenis virus yang sama dapat menyebabkan orang yang terinfeksi muncul dengan gejala yang berbeda-beda bahkan tanpa gejala?
“Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang terkena COVID-19, sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung, atau diabetes, lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit menjadi lebih serius. Sekitar 2 persen orang dengan penyakit ini telah meninggal dunia," ujar Drysdale. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Hak Cipta (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)