AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Dream - Berkreasi dengan batik tidak hanya dengan mengangkat sisi tradisionalnya saja. Batik bisa terlihat modern dan tetap berkelas.
Tidak hanya itu, batik bisa digabungkan dengan berbagai budaya seperti matador, tradisi adu banteng ala Spanyol.
Hal ini dibuktikan oleh karya sebuah label lokal yang sangat khas dengan batik klasiknya, Parang Kencana.
Mereka membuat sekitar 30 koleksi bertajuk 'Torero' yang menampilkan batik versi modern dengan sentuhan khas Eropa.
(Foto: Adrian Utama Putra/KLY)
Menampilkan sisi lain dari batik, Parang Kencana memakai teknik cap untuk memadukan motif tradisional dengan khas Eropa. Teknik ini mempermudah proses pembuatan pakaian dan membuat harganya lebih terjangkau untuk millenial.
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli