Ada Dalang di Balik Kasus Saipul Jamil, Siapa Itu?

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 3 Maret 2016 10:38
Ada Dalang di Balik Kasus Saipul Jamil, Siapa Itu?
"Iya, ada skenario besar di balik (kasus Saipul Jamil) ini. Saya tahu siapa orang-orang di belakang skenario besar ini," ujar Samsul Hidayat, Manajer Ipul.

Dream - Semenjak ditahan dan menjadi tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur berinisial DS di Polsek Kelapa Gading, Saipul Jamil kembali dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh AW dan MD.

Samsul Hidayat kakak kandung Saipul Jamil mengungkapkan, pelapor-pelapor baru ini, hanyalah orang suruhan dari pihak yang ingin menjatuhkan mantan suami Dewi Perssik ini.

" Iya, ada skenario besar di balik (kasus Saipul Jamil) ini. Saya tahu siapa orang-orang di belakang skenario besar ini," kata Samsul Hidayat saat ditemui di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu 2 Maret 2016.

Dengan kondisi seperti itu, Samsul tidak ingin membeberkan siapa dalang di balik semua ini. Samsul berharap pihak tersebut dapat membuka mata hatinya dan berhenti menyudutkan Saipul Jamil.

" Saya mengetuk hati mereka, janganlah ambil panggung ini, mengambil kepentingan. Mereka tak punya hati, enggak mengerti, semoga hatinya terketuk, itu himbauan untuk orang yang hatinya busuk. Apa adik saya kurang cukup di sini?" ujar kakak kandung sekaligus manajer Ipul itu. (Ism) 

 

1 dari 5 halaman

Pengakuan Mengejutkan Saipul Jamil di Tahanan

Dream - Pedangdut Saipul Jamil dikunjungi Sanova, pemilik klinik kecantikan, tempat Ipul biasa sulam alis dan bibir.

Tetangga Saipul Jamil di Kelapa Gading ini mengaku kaget mendengar Ipul menjadi tersangka kasus pelecehan seksual.

" Pas ketemu dia kaget kok bisa ya. Kita tinggal sekomplek. Dengar berita itu aku kaget. Syok banget," kata Sanova saat ditemui di Polsek Kelapa Gading, Senin kemarin.

Dia melihat kondisi Ipul berubah tidak seperti yang dia lihat selama ini. Sanova mengaku dekat dan mengenal pribadi Ipul yang taat ibadah.

" Saipul jamil itu baik, suka kasih masukan, ngedukung orangnya, beriman, kuat doa. Ada perubahannya, beda kaya biasa. Agak sedih dia. Tapi kita kasih semangat, banyakin doa," ujar Sanova.

Dia merasa salut dengan kejujuran Saipul Jamil yang mengakui tindakan pencabulan itu kepadanya. Kata Sanova, tidak ada orang yang mau mengakui kesalahamnya tetapi Ipul mengakui.

" Ipul jujur. Dia mengakui dengan situasi begini. Dia khilaf. Saya prihatin tapi saya salut karena banyak orang lakukan kesalahan kecil tapi gak ngaku, saya maklumi dia."

" Dia ngerasa gak sadar melakukan itu. Dia juga kayanya gak tau ya kenapa lakukan hal itu. Sedih dia tadi," tambah Sanova.

Sanova memberikan semangat dan doa kepada Ipul untuk bisa menjalani masalah ini dengan baik. " Kita kasih semangat biar dia di dalam bisa lewati semuanya" .

© Dream
2 dari 5 halaman

Heboh Kicauan Farhat Abbas Komentari Saipul Jamil

Dream - Kasus pelecehan seksual yang melibatkan pedangdut Saipul Jamil mengundang komentar dari para peselancar dunia maya. Farhat Abbas pun sepertinya menaruh perhatian lebih terhadap kasus ini.

Komentar Farhat diungkapkannya lewat akun twitter miliknya, kicauannya itu pun cukup menyedot perhatian netizen lainnya.

Walaupun dalam kicauannya tidak menyebutkan nama dan hanya menulis inisial, kebanyakan netizen menduga komentar Farhat ditujukan Bang Ipul, sapaan Saipul Jamil. 

" Saya prihatin jika burungnya SJ tidak dikebiri, perbuatan cabul pria dewasa terhadap anak dibawah umur adalah kejahatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) Asusila,"  tulis Farhat, Rabu 24 Febuari 2016.

Sebelumnya Farhat juga pernah berkomentar tentang nasib mantan suami Dewi Perssik itu.

" Artis SJ bukan tertimpa malang, tapi membuat orang yg ditimpenya bernasib malang," ungkapnya.

Namun kicauan Farhat itu malah membuatnya balik dihujat. " Selalu ngomentarin orang sih lu pak, sekarang ngomentarin bang ipul. Kurang piknik. sana piknik pak. Intropeksi diri aja dulu," kata akun Putrileni.

" Kaya benar saja hidupnya. Enggak usah komentari hidup orang,"  tuli akun Sylvia.

Meskipun panen hujatan, tetapi ada juga yang setuju dengan kicauan mantan suami Nia Daniati ini. " Yah berkoar lagi, tapi kali ini setuju dengan situ. Bukan benci tapi kecewa dengan Saipul,"  tutur akun Amirul.

3 dari 5 halaman

Bisikan-bisikan Saipul Jamil di Telinga DS

Dream - Korban pelecehan seksual Saipul Jamil, DS, akan menjalani konseling di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Proses konseling dijalani untuk menghilangkan trauma remaja 16 tahun itu.

" DS masih mengalami trauma. Dan trauma yang dialami identik dengan kejadian yang menimpa selama di rumah Saipul Jamil," kata Ketua KPAI, Asrorun Niam, di kantornya, kemarin.

" Hingga semalam, trauma itu masih ada, DS masih sering mengigau dan mimpi buruk. Bahkan pada saat sendiri, DS masih sering semacam mendengar bisikan suara dari tersangka SJ," tambah dia.

Setidaknya ada tiga proses yang akan dijalani DS. Pertama, proses rehab. Proses ini adalah proses keberlanjutan pendidikan dan pemenuhan dasar anak. " Pada tahap awal KPAI melakukan assessment (proses) terhadap korban ditangani tenaga ahli kami ibu Nur Hidayah untuk konseling," ujar Asrorun.

Proses ke dua adalah soal pendidikan. DS sudah berada di kelas akhir SMA. Akan tetapi proses pemulihan membutuhkan waktu, sehingga tak bisa segera meneruskan proses belajar di sekolahnya.

" KPAI beri dispensasi nggak ikut belajar secara langsung. Dan jalin kontak dengan pendidikan wilayah Jakarta Utara untuk beri izin dan bantuan proses pendidikan. Khususnya selama anak tersebut hadir langsung di bangku sekolah," tambah dia.

Asrorun berharap, proses ini dapat berlangsung cepat dan DS bisa cepat pulih. Sehingga bisa bergabung kembali bisa sekolah dan menjalani Ujian Akhir Semester dan Ujian Nasional (UAN).

Sementara, proses ke tiga adalah pemenuhan hak rasa aman dan juga kehidupan sosial dan bebas dari stigma dan labeling. " KPAI mengimbau media untuk tidak terus megejar identitas DS yang kemudian bisa berakibat kepada proses rehab yang lebih lama sehingga bisa berdampak stigma healing," tutur Asrorun.

© Dream
4 dari 5 halaman

4 Alat Bukti yang Buat Saipul Jamil Sulit Mengelak

Dream - Polisi menegaskan proses hukum Saipul Jamil dalam kasus pencabulan anak di bawah umur akan terus berjalan. Sekalipun bila korban mencabut laporan atau sepakat damai.

" Penyidik memiliki alat bukti yang cukup kuat. Proses hukum tetap berjalan kalau pun ada kesepakatan damai dengan keluarga korban," kata Kapolres Jakarta Utara, Daniel Bolly Tifaona di Polsek Kelapa Gading, Senin 22 Februari 2015.

Ia menambahkan, kalau pun ada perdamaian antara tersangka dengan korban, nantinya penyidik hanya melapmirkan itu pada bekas di pengadilan.

" Yang jelas tidak ada yang mau ngaku kalau kasus cabul. Kalau tersangka mengelak, kita akan kunci dengan 4 alat bukti," tegas Bolly.

Saipul kini ditahan dan berstatus tersangka. Ancaman hukumnya juga tidak ringan. 

Pria yang kerap berbusana gamis itu dikenakan pasal 76 E ketentuan pidana pasal 82 ayat 1 dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 milliar. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Empat Artis Jadi Jaminan Saipul Jamil, Siapa Mereka?

Dream - Setelah menjadi tahanan di Polsek Kelapa Gading selama sepekan, tim kuasa Saipul Jamil mengajukan penangguhan penahanan kepada pihak kepolisian.

Nazarudin Lubis selaku kuasa hukum Saipul Jamil meminta kerabat dekat untuk menjadi jaminan penangguhan penahanan.

" Kita sudah ajukan dan diterima. Kita jamin dari penasehat hukum, dari keluarga, tokoh masyarakat dan rekan artis," ujar Nazarudin saat ditemui di Polsek Kelapa Gading, Jumat 26 Februari 2016.

Diakui Nazarudin ada beberapa rekan artis yang akan menjamin penangguhan penahanan untuk Saipul Jamil.

" Nanti kita publikasikan. Ada empat artis cuma belum tanda tangan. Kalau sudah ditandatangani akan kami beritahu," tambah Nazarudin.

Di waktu berbeda, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha mengungkapkan kalau berkas dari penangguhan penanganan Saipul Jamil masih belum lengkap.

" Begitu kami koreksi masih banyak kekurangan dari tim kuasa hukumnya," ujar Ari.

Ari juga menambahkan kalau yang menjadi jaminan untuk penangguhan penahanan hanya keluarga saja.

" Yang diatur dalam undang-undang itu keluarga saja," katanya.

Untuk persyaratan penangguhan penahan yang diatur di dalam KUHP. Tidak akan mengulangi perbuatan, tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan alat bukti. (Ism) 

© Dream
Beri Komentar