Cerita Cindy Fatika Sari Asuh Putra Autis Gugah Netizen

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 15 Juni 2017 09:29
Cerita Cindy Fatika Sari Asuh Putra Autis Gugah Netizen
"Menyelesaikan 6 tahun pendidikan akademis di Sekolah Dasar bukanlah hal yang mudah bagi anak dengan ASD (Autism Spectrum Disorder) seperti Omar," tulis Cindy.

Dream - Artis berhijab Cindy Fatika Sari mengunggah sebuah postingan mengharukan di akun Instagramnya @cindyfatikasari18 beberapa waktu lalu. Bersama sebuah foto, dalam unggahan tersebut Cindy bercerita tentang perjuangannya membantu buah hatinya, Omar, merampungkan 6 tahun pendidikan akademisnya di bangku SD.

Seperti diketahui, Omar, buah hatinya, mengidap Autism Spectrum Disorder (ASD), yakni gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi, interaksi sosial, dan berperilaku. Karena itu, dibutuhkan penanganan khusus dalam membesarkan dan mendidik Omar.

Diceritakan Cindy. menyelesaikan 6 tahun pendidikan akademis di SD untuk seorang penderita ASD bukanlah perkara mudah.

Lewat tulisannya, Cindy menggugah dan menngingatkan kembali para orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus seperti Omar.

" We love him just the way he is. He is the sweetest and the cutest, his soul is just so pure, keinginan duniawi nggak mendominasi dirinya (jadi malu sama diri sendiri yang BM alias banyak maunya ini). Pantaslah kalo anak-anak berkebutuhan khusus itu adalah calon penghuni surga, jiiwanya bersih banget," tulis Cindy.

1 dari 2 halaman

Ucapan Selamat

Berikut tulisan lengkap dalam postingan Cindy:

Menyelesaikan 6 tahun pendidikan akademis di Sekolah Dasar bukanlah hal yang mudah bagi anak dengan ASD (Autism Spectrum Disorder) seperti Omar.

Alhamdulillah dengan pertolongan Allah, melalui guru-guru, tutor-tutor dan para terapisnya yang baik-baik banget, akhirnya 6 tahun pendidikan SD terlalui sudah.

Dan untuk jenjang pendidikan SMP kami memutuskan untuk mengganti program belajar Omar dari akademis ke vocational school yang lebih fokus ke minat, bakat, kemandirian dan life skills.

Kurikulumnya pun khusus dibuat untuk Omar alias IEP (individual educational plan).. Hopefully It'll work better for him, tapi sebenarnya itu semua nggak terlalu penting untuk kami, Omar is Omar..

We love him just the way he is. He is the sweetest and the cutest, his soul is just so pure, keinginan duniawi nggak mendominasi dirinya (jadi malu sama diri sendiri yang BM alias banyak maunya ini).

Pantaslah kalau anak-anak berkebutuhan khusus itu adalah calon penghuni surga, jiiwanya bersih banget .. Bottom line is .. Omar adalah berkah terindah yang dititipkan Allah kepada keluarga kami.

There isn't a day goes by without us feeling extremely grateful for having Omar in our lives .. Alhamdulillah.

Congrats Omar for graduating Elementary School.

 

 

2 dari 2 halaman

Nangis Membacanya

Komentar pun membanjiri postingan Cindy tersebut. Banyak netizen mengungkapkan rasa haru dan salutnya pada Cindy.

" Terharu bun semoga anak saya juga bisa aamiin,"  tulis @pranaja_razan.

" Pengen nangis bacanya, terharu banget... Anaknya hebat, ortunya juga keren. Semangat bun @cindyfatikasari18,"  komentar akun @gigi_giarti.

" Keputusan tepat. Special xhildren gak blh dipaksa d sklhan umum yg trllu memeras otak dn tenaga tdk akan balance dan berhasil. Kt tdk mengharap dy jd org hebat dg titel, kita berharap dy nyaman dg penyaluran bakat dn hoby serta kemandiriannya.. Sbg ortu kita yg hrs introspeksi. Kita yg tau kemampuan anak kita sesungguhnya dimana. Supaya ada rasa sejiwa ortu dn anak. Saya mengalaminya. Dan nyaman dg pendidikannya disekolah khusus, bgtu jg anak saya. Semangat y cindi dn firman juga omar,"  tulis @bykeumala.

Beri Komentar