Cerita Band Element Batal Manggung dan Digantikan Seventeen Saat Tsunami Banten

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 26 Desember 2018 17:30
Cerita Band Element Batal Manggung dan Digantikan Seventeen Saat Tsunami Banten
Seharusnya Element yang manggungdi Tanjung Lesung dan bukan Seventeen

Dream - Grup band Seventeen berduka setelah kehilangan tiga personilnya akibat tsunami Banten yang menerjang pada Sabtu, 23 Desember 2018 lalu. Band yang dibentuk tahun 1999 ini hanya menyisakan Riefian Fajarsyah yang selamat daru musibah tersebut.

Tak banyak yang tahu jika ada cerita mengejutkan di balik musibah yang dihadapi Seventeen. Di hari nahas tersebut, kehadiran Seventeen ternyata menggantikan posisi band Element yang berhalangan hadir. 

Band Element yang digawangi Didi Riyadi, Ferdy Taher, Ibank, fajar, Arya dan Adhit seharusnya menjadi pengisi acara Family Gatering yang diselenggaran PLN di Tanjung Lesung, Banten, di hari nahas itu. 

" Sebenernya yang main di acara itu Element," ungkap Ferdy.

" Iya, deal awalnya," sambung Didi menambahkan.

 

1 dari 2 halaman

Mengapa batal tampil

Anggota Element yang hadir sebagai bintang tamu dalam program Youtube Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu menuturkan, rencana manggung mereka di acara tersebut mendadak dibatalkan pihak penyelenggara.

Selama proses negosiasi, Element dan penyelenggara sebetulnya sudah menyepakati semua perjanjian kerjasama untuk manggung di acara itu. 

" Udah deal, udah kirim-kiriman semua riders, deal sama harganya, kamarnya dan segala macem, kita sudah oke, kita udah block tanggalnya, ia di tanggal yang sama," ujar Ferdy.

Namun di tengah perjalanan, penyelenggara memutuskan batal mengontrak Element. " Tau-tau dikabarin, 'maaf Element gak jadi, kita pakenya Seventeen', wah ya udah deh gak papa. Belum rezeki," ujar Ferdy.

Beberapa hari berselang, Ferdy yang mendengar bencana alam menerjang Tanjung Lesung sontak terkejut. Apalagi gelombang tsunami tersebut menerjang lokasi acara PLN yang semua akan mereka hadiri. 

" Ya tapi itu, pas tadi pagi kaget, 'ini acara yang semalem ni, harusnya kita yang main di sini. Didi pagi-pagi langsung telpon, 'lu udah ngumpul nyawanya belum, udah ngumpul nyawanya belum. Tau nggak ni acara yang seharusnya kita (manggung)'. Langsung kaget, syok," ungkap Ferdy.

 

2 dari 2 halaman

Didi Element Shock

Didi menambahkan, jika di hari itu Element jadi tampil, seluruh personilnya pastu akan turut membawa serta keluarga. Alasannya, acara itu berlangsung saat akhir pekan sehingga bisa mengajak keluarga berlibur.

" Cuman memang yang bikin syok banget kepikir kalo Element jadi main gitu, mungkin hari ini juga belum tentu ada di sini," ujarnya. 

Dia semakin terkejut manakala mengetahui personil Seventeen turut menjadi korban dari musibah tersebut. Selama ini personil Element memang mengenal band itu. 

" Kita juga temen-temen Seventeen bukan orang lainlah, kita juga kenal. Ketemu ya tegor-tegoran. Makannya kaget gitu, kaget banget," lanjut Didi.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara