Cucu Elvy Sukaesih Tulis Curhatan Usai Neneknya Di-bully

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 20 Februari 2018 19:15
Cucu Elvy Sukaesih Tulis Curhatan Usai Neneknya Di-bully
Begini pembelaan cucu Ely Sukaesih.

Dream - Penyanyi Elvy Sukaesih menjadi perbincangan netizen setelah ketiga anak dan satu menantunya diciduk polisi karena kasus narkoba. Natizen mencibir wanita berjuluk ratu dangdut itu dan menilainya tidak bisa mendidik anak-anaknya.

Namun cucu Elvy, Adiva Adelia, geram dengan cibiran netizen. Putri perempuan Fitria Elvys ini memberikan pembelaan untuk sang nenek dengan menuliskan kalimat bijak yang diunggah ke akun Intagam.

Selain pembelaan untuk neneknya, Adiva juga mengunggah fotonya bersama Elvy Sukaesih ke akun Instagram @advadelia. Dia menulis bahwa sang nenek sudah berusaha keras mendidik anak-anaknya.

" Kalau orang tua sudah selalu berusaha mendidik anaknya dengan cara yang baik, memberi contoh baik, menasihati dan juga mengawasi, then how? Perlu diingat bahwa, orang tua tidak bisa berada 100% di samping anak-anaknya karena orang tua bukanlah malaikat Raqib dan Atid yang bida selalu setia menemani hingga hari terakhir," tulis Adiva Adelia, diakses Dream, Selasa 20 Februari 2017.

 

It could happen to u, to your family, ur kids, ur friend, ur neighbor, ur bestfriend, ur cousin and even ur parents . No one knows. We dont know WHY. And we dont know HOW. Kalau Orangtua sdh slalu berusaha mendidik anaknya dgn cara yg baik, memberi contoh baik, menasihati & jg mengawasi, then how? Perlu diingat bahwa, orangtua tdk bisa berada 100% disamping anak-anaknya karena orang tua bukanlah malaikat Raqib & Atid yang bs slalu setia menemani hingga hari terakhir. Adakah disini seorang ibu/bapak dan bisa mendampingi anaknya 24/7? 6 anaknya? Bisa? Without a break? No one. Especially if it’s come to an adults. Mereka sudah tua, sdh bisa mengurus dirinya sendiri. Bahkan sdh bisa jg untuk berucap yang manis2. Masa nenek saya harus berada disebelahnya 24 jam? Kepada 6 anaknya? Are you kidding me? U guys have no idea how she sujuds & prays everyday. U guys have no idea of how she treats, raise and teaches her children things in life. U guys have no idea of how her ;being a single parent and still working everyday, day & night to live this life & to entertain OTHERS. I know her. I know her deeply. I know her personally. Please keep ur words. Please Keep ur bad words if u have nothing nice to say. Dijadikan pelajaran, bkn untuk dihina-hina. I know what their doing is not right in any kind of way. But please... understand that it could be happen to someone we love dearly, unfortunately, without we even realize it. And we shud fight against it, bantu berantas bukan bantu menghina. Diambil hikmahnya aja. LAST! It has nothing to do with my grandma. She’s the nicest, kindest & a very humble person i know. And she’s in pain too. Artis bukan berarti kebal dan ga punya hati ngebaca mean comments from peoples accros the country kali. Kalian bayangin aja diri kalian yang ngalamin & diperlakukan kaya Umi saat ini, will u be okay? So please respect that. Doain Semoga umi selalau dalam penjagaan & lindungan Allah SWT. Dan smg umi sehat afiah panjang umur, diberi ketabahan atas ujian-ujiannya. Berdoa jg untuk diri kita dan smua keluarga kita agar diselamatkan dari bahaya narkoba, di dekatkan dgn orang2 yg baik oleh Allah dlm hidup ini, aminð���ð��»

A post shared by Adiva Adelia (@advadelia) on

" Adakah di sini seorang ibu/bapak dan bisa mendampingi anaknya 24/7? 6 anaknya? Bisa? Without a break? No one. Especially if it’s come to an adults. Mereka sudah tua, sudah bisa mengurus dirinya sendiri. Bahkan sudah bisa juga untuk berucap yang manis-manis. Masa nenek saya harus berada di sebelahnya 24 jam? Kepada 6 anaknya? Are you kidding me?," imbuhnya.

1 dari 3 halaman

Bukan untuk Dihina-hina

Menurut Adiva, apa yang terjadi pada keluarganya saat ini merupakan pelajaran bagi keluarga lain. Menurut dia, kejadin ini tidak tepat dijadikan cibiran pada keluarganya. Cibiran atau perkataan kasar tidak seharusnya diucapkan kepada neneknya Elvi Sukaesih.

" Please keep ur words. Please Keep ur bad words if u have nothing nice to say. Dijadikan pelajaran, bkn untuk dihina-hina. I know what their doing is not right in any kind of way. But please... understand that it could be happen to someone we love dearly, unfortunately, without we even realize it. And we shud fight against it, bantu berantas bukan bantu menghina. Diambil hikmahnya aja,"  kata dia.

Adiva juga meminta doa agar sang nenek diberikan kesehatan dengan cobaan yang sedang dialami keluarganya saat ini. Selain itu, dia meminta netizen agar berdoa untuk kelurga mereka agar tidak mengalami nasib yang sama dengan keluarganya saat ini.

" Doain Semoga umi selalu dalam penjagaan & lindungan Allah SWT. Dan smg umi sehat afiah panjang umur, diberi ketabahan atas ujian-ujiannya. Berdoa jg untuk diri kita dan smua keluarga kita agar diselamatkan dari bahaya narkoba, di dekatkan dgn orang2 yg baik oleh Allah dlm hidup ini, amin,"  tutupnya.

2 dari 3 halaman

Mengejutkan! Ini Alasan Putri Elvy Sukaesih Nyabu

Dream - Kabid Humas, Polda Metro Jaya, Kombes (Polisi) Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan alasan Dhawiya Zaida, putri bungsu Elvy Sukaesih mengkonsumsi sabu.

" Untuk kenyamanan-lah," ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu 17 Februari 2018.

Dhawiya ditangkap bersama dua kakak, tunangan, dan ipar perempuannya di kediamannya di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat malam, 16 Februari 2017.

Argo mengtakan hasil urine menunjukan anggota keluarga besar Ratu Dangdut Elvy Sukaesih dan calon menantunya itu positif mengandung sabu. Termasuk kakak ipar, Chauri Gita, yang diketahui sedang hamil besar.

" Positif semua," katanya.

Kasubdit 1 Detreserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvjin Simanjutak menambahkan, para pelaku diciduk saat sedang menghisap sabu. Namun salah satu kaka Dhawiya, Ali Zaenal Abidin tidak berbuat apa-apa.

" Pada saat penangkapan terpisah di kamarnya, dia tidak berbuat apa-apa saat kejadian. Tapi saat dites urine hasilnya positif," imbuhnya.

Dari tangan mereka polisi menyita sabu seberat 0,38 (yang disimpan di ban celana tunangan Dhawiya), 0.49 gram dan 0,45 gram di dompet Dhawiya.

Selain itu, polisi juga menemukan kotak yang di dalamnya berisi beberapa barang, seperti sedotan, cangklong ada 11, klip plastik, timbangan plastik serta timbangan elektrik.

3 dari 3 halaman

Astaga! Anak Elvy Sukaesih Sampai Urunan Buat Beli Sabu

Dream - Untuk pertama kalinya, tiga anak Ratu Dangdut Elvi Sukaesih yang tertangkap polisi karena diduga mengonsumsi Narkoba -Dhawiya Zaida, Syechans dan Ali Zaenal Abidin- diperlihatkan Polda Metro Jaya. Satu nama lainnya, Chauri Gita yang merupakan menantu Elvi tak terlihat dalam konferensi pers tersebut. 

Kabid Humas, Polda Metro Jaya, Kombespol Raden Prabowo Argo Yuwono  mengatakan saat proses penangkapkan, dua anak Elvi dan menantunya itu ditangkat saat sedang menghisap sabu-sabu di rumahnya, kawasan Cawang, Jakarta Timur.

" Kami melakukan penggeledahan ke kamar D. Yang bersangkutan sedang menghisap sabu. Dilakukan bertiga D, S dan C," ujar Argo saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Sabtu 17 Februari 2018.

Dhawiya Zaid© Dream.co.id/Rizki Astuty

Saat digeledah mereka sedang menghisap sabu seberat 0.49 gram. Polisi juga menemukan kotak yang di dalamnya berisi sejumlah barang bukti seperti sedotan, cangklong sebanyak 11 buah, klip plastik, timbangan plastik, dan timbangan elektrik.

Beri Komentar