Derry Sulaiman, (Foto : Instagram)
Dream - Hubungan Derry Sulaiman dan putri sambungnya, Alyssa Spischak dikabarkan sempat mereggang. Bahkan Alyssa sampai pergi dari rumah dan memutuskan melepas hijabnya.
Beberapa bulan berlalu, hubungan Derry dan Alyssa dikabarkan mulai membaik. Bahkan Derry saat ini semakin bahagia karena kekasih bule putrinya yang bernama Evert telah menjadi mualaf. dan
" Beberapa hari yang lalu dia masih belum mengenal Allah, hari ini dengan bangga dia mengatakan i am muslim dan i love Allah, takbir," ujar Derry Sulaiman dalam Instagram @derrysulaiman.

Dalam unggahannya, Alyssa terlihat sedang berbincang-bincang dengan Evert. Derry berharap pilihan kekasih anaknya ini tepat dengan menjadi mualaf.
" I wish you happy here and here after, amin," kata dia lagi.
Derry juga meminta kepada pengikutnya di instagram agar mendoakan Evert bisa menjadi muslim yang taat.
![]()
" Doakan EVERT menjadi muslim yang baik & bisa menjadi da’i & bisa berdakwah kepada orang “ di negaranya Estonia ( Eropa Utara ) HIDAYAH YAA ALLAAH !" imbuh dia.
(Baca: 6 Potret Terbaru Putri Tiri Ustaz Derry Sulaiman, Makin Mesra dengan Pacar Bule)
Dream - Putri Derry Sulaiman, Alyssa Spischack, secara mengejutkan memutuskan untuk melepas hijab. Alyssa mengaku mengenakan hijab karena ada paksaan dari ayahnya.
" Waktu belum hijab kan belum siap, terus belum dari hati," kata Alyssa dikutip dari planet.meredeka.com, Jumat 26 April 2019.
Menurut Alyyssa, Derry Sulaiman meminta mengenakan hijab lantran berprofesi sebagai pendakwah. Alyssa menuruti kemauan ayah tirinya itu, tapi saat bersama teman-temannya Alyssa kerap melepas hijab. " Jadi lama-lama ketahuan," tambah mereka.

Foto : dok. Merdeka.com
" Iya awalnya dipaksa, Abi bilang ‘Abi kan ustaz kalau kamu tidak pakai hijab Abi malu’. Jadi lama-lama pas lepas ketahuan di Instagram postingan teman aku, jadi ditegur," kata dia.
Alyssa mengaku merasa minder saat mengenakan hijab. Sebab banyak yang memujinya lebih cantik tanpa hijab. Meski begitu, Alyssa memiliki keinginan untuk kembali berhijab.

Foto : dok. Merdeka.com
" Iyaa aku mau banget hijab lagi, cuma nunggu hidayah dan dari aku sendiri itu susah banget," tuturnya.
Sumber : planet.merdeka.com/Queen
Dream - Ustaz Derry Sulaiman mencatatkan rekor MURI sebagai pelukis kaligrafi Asmaul Husna terbesar dengan waktu pengerjaan tercepat. Ustaz Derry melukis 99 kaligrafi Asmaul Husna dan 1 lafaz Allah hanya dalam waktu tiga jam.
Aksi ini berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2020 di pesantren Askar Kauny di komplek Wira Bhakti, Gunung Putri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Aksi ustaz Derry dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan menumpahkan cat akrilik di atas 100 kanvas dengan memakai mobile crane di atas ketinggian 13 meter.
Ustaz Derry juga menuliskan lafaz Allah di atas kanvas dengan ukuran 9 x 12 meter.

" Alhamdulillah semua berjalan lancar. Terima kasih atas bantuan semua pihak, semoga menjadi amal kebaikan bagi kita semua," tulis Ustaz Derry.
Derry mengaku, aksi ini untuk membantu pembangunan pesantren modern Yayasan Askar Kauny di Jambi dan pesantren khusus lansia di Cisarua, Bogor.

" Dulu saya sama musisi Ebiet G Ade beliau nyanyi, saya melukis alhamdulillah laku Rp500 juta buat masjid di nusa dua, Bali. Semoga cita-cita ini juga tercapai bisa laris Rp1 miliar," harapnya.
Direktur Fundraising Askar Kauny Agus Faizal menjelaskan, tota 100 lukisan ini akan dilelang Rp 10 juta per-lukisan. Hingga acara selesai pada pukul 15.30 WIB, pihaknya sudah berhasil melelang 72 lukisan secara online.
" Alhamdulillah banyak yang tergerak membeli lukisan yang dananya untuk membangun pesantren kami di Jambi,” ungkapnya.
Agus menjelaskan, dibutuhkan dana sekitar Rp 12 miliar untuk membangun pesantren modern bagi anak yatim dan duafa di Jambi. " Jadi dari parade lukisan Asmaul Husna ini kita berharap bisa terkumpul dana Rp 1 miliar atau laku semua lukisannya," ucapnya.
Pembina Gelora Energi Wakaf (GEW) Herry Hasanudin menyatakan, pihaknya berupaya mengampanyekan wakaf produktif hingga Rp 1.000 triliun.
" Kami dukung acara ini sebagai bagian dari kampanye kami untuk menyiapkan tempat belajar bagi mereka yang membutuhkan," tuturnya.
Advertisement