Dian Pelangi: `Fashion Is In My Blood`

Reporter : Ervina
Senin, 19 Mei 2014 15:28
Dian Pelangi: `Fashion Is In My Blood`
Saat itu saya pasrah aja dan nerima keputusan orangtua untuk meminta saya melanjutkan studi ke SMK, jadi dari dulu saya memang sudah merasakan fashion is in my blood.

Dream - Keberhasilan Dian Pelangi memperkenalkan sejumlah desain busana muslimah ditempuh dalam waktu yang tidak instan. Diakuinya merk pakaian ini sudah ada jauh sebelum dirinya fokus mengembangkan bisnis hingga ke negeri seberang.

" Brand pakaian Dian Pelangi sebenarnya sudah ada sejak 22 tahun yang dirintis sama orang tua, baru lima tahun terakhir saya fokus meneruskan dan mengembangkan bisnis ini," papar Dian kepada Dream.co.id di sela acara Fimela Fest, Jakarta Selatan. 

Tidak dapat dipungkiri bisnis yang membesarkan namanya juga tumbuh seiring dengan usianya yang kini memasuki 23 tahun. Bahkan ia mengisahkan sejak kecil dunia fesyen sudah akrab dengannya. Saat masih sekolah, setiap menjejakkan kaki di rumah sepulang sekolah, Dian diminta orangtua untuk membantu melayani pelanggan. 

" Momen tepatnya saat lulus pesantren, orangtua mengarahkan saya untuk melanjutkan studi ke SMK. Saat itu saya pasrah aja dan nerima keputusan mereka. Jadi dari dulu saya memang sudah merasakan fashion is in my blood," ucapnya lagi.

Naluri orang tua terhadap perkembangan karir Dian di masa depan ternyata tidak meleset. Sejak brand pakaian muslimah berada di bawah kendalinya, kini ratusan karya yang disebutnya menyasar segmen universal kian dikenal luas. Ia berharap orang yang tidak berhijab juga bisa mengenakan karyanya tanpa harus terpaku pada kerudung.

" Saya komit untuk bisa mendesain busana yang universal dan bisa dipakai sama yang berhijab atau non hijab jadi dengan atau tanpa kerudung akan tetap cantik ngga aneh. Bukan tidak mungkin yang ngga berhijab justru jadi tertarik untuk berhijab," tutupnya. (Ism)

Beri Komentar