Dua Kali Ditangkapap Kasus Narkoba, Ridho Rhoma Terancam 12 Tahun Penjara

Reporter : Nur Ulfa
Senin, 8 Februari 2021 15:50
Dua Kali Ditangkapap Kasus Narkoba, Ridho Rhoma Terancam 12 Tahun Penjara
Ridho mengaku baru-baru ini kembali mengkonsumsi narkoba

Dream - Seakan tak kapok dengan hukuman penjara karena kasus narkoba pada 2017, Ridho Rhoma kembali ditangkap dengan kasus yang sama. Putra Rhoma Irama ini ditangkap di apartemen kawasan Sudirman pada 4 Februari 2021.

" Hasil keterangan awal dari saudara MR ini terakhir ia menggunakan barang haram ini kemarin, di Pulau Bali, itu baru saja dia lakukan. Terakhir di Pulau Bali, pada saat ada acara kegiatan di Pulau Bali," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus, dikutip dari Liputan6.com, Senin 8 Januari 2021.

Menurut Yusri, Ridho dijerat Pasal Pasal 112 Ayat 1 subsider Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. " Ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara," kata dia.

Saat ditangkap, Ridho kedapatan membawa tiga butir ekstasi yang dia taruh didalam kotak rokok. " Kami temukan di kantong celana bagian depan sebelah kanan sebungkus rokok berisi tiga butir ekstasi," ucap Yusri.

1 dari 3 halaman

Ditahan Polisi, Ridho Rhoma Kembali Terjerat Kasus Narkoba

Dream - Pedangdut Muhammad Ridho Rhoma kembali ditahan polisi. Dia dinyatakan positif amfetamin dari hasil tes urin.

" Iya, benar. Inisialnya MR yang kami amankan. Dia positif amfetamin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, dikutip dari Merdeka.com.

Yusri tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai penangkapan Ridho Rhoma. Menurut dia, penyidik tengah memeriksa Ridho.

" Pokoknya diamankan terkait narkoba, amfetamin," ucap Yusri.

Sebelumnya, Ridho pernah ditangkap akibat terjerat kasus narkoba pada 25 Maret 2017. Saat itu, polisi menyita sabu seberat 0,7 gram dan alat hisap dari lokasi penangkapan.

Awal 2018, Ridho selesai menjalani masa hukuman 10 bulan. Tetapi, Mahkamah Agung memperpanjang hukuman Ridho menjadi 1 tahun 6 bulan.

Ridho pun kembali ditahan pada Juli 2019 di Rutan Kelas I Salemba, Jakarta Pusat. Dia bebas dari hukuman pada 8 Januari 2020.

2 dari 3 halaman

Ridho Rhoma Kembali Bebas

Dream - Setelah tujuh bulan menjalani masa tahanan di Rutan Salmeba karena penyalahgunaan narkoba, Ridho Rhoma akhirnya bisa bebas, Rabu 8 Januari 2010.

Putra si Raja Dangdut Rhoma Irama itu seharusnya baru bisa bebas pada 9 Maret 2020. Namun dia mendapatkan status bebas bersyarat.

" Beliau dibebaskan setelah mendapatkan cuti bersyarat. Sudah bisa menghirup udara bebas, bisa kembali ke tengah keluarga dan masyarakat," kata Kepala Rutan Salemba, Masjuno, di Jakarta.

Ridho Rhoma merasa sangat bersyukur bisa bebas dua bulan lebih awal. Dia semakin bahagia karena sang ayah bisa hadir dan menjemputnya di Rutan Salemba.

" Yang pasti senang banget saya juga mau ngucapin terima kasih buat semua pihak yang ada di sini atas bimbingan yang positif buat saya, buat Papa juga yang selalu ada. Alhamdulillah," kata Ridho.

Sebelumnya, Ridho sudah bebas dari jeratan hukum setelah menjalani penahanan selama bulan penjara dan sepuluh bulan rehab di RSKO. Namun Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi dan dikabulkan. Sehingga Ridho harus kembali masuk penjara.

3 dari 3 halaman

Ridho Rhoma Kembali Ditahan, Elvy Sukaesih Deg-degan & Nangis

Dream - Elvy Sukaesih dan putrinya, Fitria, mengaku sangat kaget mendengar Ridho Rhoma yang terjerat kembali ditahan terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Mereka bahkan mengangis mendengar kabar tersebut.

" Kemarin sempat nangis kirain Ridho ketangkap lagi, tapi kan bukan itu ya katanya? Aduh saya juga enggak ngerti kenapa bisa gitu. Jadi kami langsung nangis kemarin," kata Fitria di Jakarta, Selasa 26 Maret 2019.

Penahanan kembali Ridho Rhoma sempat membuat Fitria khawatir terhadap adiknya, Dhawiya, yang juga terjerat kasus narkoba. Dia khawatir Dhawiya mengalami nasib seperti putra si Raja Dangdut, Rhoma Irama, tersebut.

Dia takut Dhawiya yang hanya diwajibkan menjalani rehabilitasi hukumannya akan ditambah lagi.

" Kemarin kebetulan saya pas lihat ama Dhawiya. Jadi kita sempat teriak kirain Ridho ketangkap lagi. Kita cuma bisa berdoa karena enggak tahu permasalahannya seperti apa," kata Fitria.

Sementara, Elvy juga merasakan hal yang sama. Menurutnya seharunya Ridho Rhoma tidak mendapat hukuman lagi karena hanyalah korban.

" Dia ini korban bukan penjahat yang harus ditangkap, di iniin diituin jangan. Tapi tolong bantu sekali bahwa dia harus dikasih arahan," ujarnya.

Ridho Rhoma semula diwajibkan menjalani rehabilitasi selama 10 bulan karena kasus narkoba. Namun, putusan kasasi Mahkamah Agung memperberat hukuman Ridho Rhoma menjadi 1,5 tahun penjara.

Beri Komentar