Gugatan Cerai Taqy Malik untuk Salmafina Sunan Gugur!

Reporter : Nur Ulfa
Selasa, 6 Februari 2018 18:51
Gugatan Cerai Taqy Malik untuk Salmafina Sunan Gugur!
"Saya bersyukur, senang bahagia, sedih, emosi ada dari putusan ini,"

Dream - Permohonan cerai yang diajukan Taqy Malik kepada Salmafina Khairunnisa digugurkan Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Barat. Sunan Kalijaga, ayah dari Salmafina, mengaku bersyukur dengan keputusan tersebut.

" Saya bersyukur, senang bahagia, sedih, emosi ada dari putusan ini. Karena orang-orang yang tidak baik dan jahat diperlihatkan di putusan ini,” ujar Sunan Kalijaga di Pengadilan Agama, Jakarta Barat, Selasa, 6 Februari 2018.

Digugurkannya permohonan cerai Taqy karena bertentangan dengan azas dari Mahkamah Agung. Dalam proses sidang cerai dengan masalah dan subyek yang sama, tak perlu ada gugatan lain yang masuk.

Seperti diketahui, sebelum Taqy mengajukan gugatan cerai, Salma telah terlebih dahulu melayangkan perkara tersebut ke pengadilan.

 Pesona Salmafina Sunan, Dipuji Mirip Barbie Berhiijab© MEN

" Gugatannya gugur, karena sebenarnya gugatan ini nggak perlu diajukan sama Taqy. Karena subyek hukumnya sudah sama," katanya.

Dengan keputusan hakim tersebut, persidangan selanjutnya akan dilanjutkan dengan memproses gugatan dari pihak Salma. Wanita yang memutuskan berhijab itu diketahui mengajukan gugatan cerai kepada Taqy sejak 20 Desember 2017.

" Proses selanjutnya gugatan dari Salmafina akan terus berlanjut besok. Saya berharap semoga lebih cepat selesai besok," tuturnya.

(Sah)

 

1 dari 3 halaman

Usai Ditalak Taqy Malik, Salmafina Ungkap Masa Lalu yang Kelam

Dream - Sejak biduk rumah tangganya goyah, Salmafina Khairunnisa kerap mencurahkan isi hatinya ke akun Instagram @salmafinasunan. Kali ini, wanita yang sudah ditalak oleh sang suami, Taqy Malik, itu mengungkap perjuangannya untuk meninggalkan masa lalu kelam yang jauh dari Tuhan.

" Semua orang punya masa lalu, aku punya masa lalu. Aku pernah jauh dari Allah. Aku pernah mengerjakan larangan Allah. Aku sering meninggalkan perintah Allah. Pada saat itu semua kejayaan ada pada dalam diri, semua rizky datang silih berganti. Padahal semua rizky dan nikmat ku gunakan untuk menentang aturan sang Ilahi," tulis Salma, sebagaimana diakses Dream, Kamis 28 Desember 2017.

 Berteman dengan Awkarin, Salmafina Akan Ajak Awkarin Hijrah?© MEN

Putri pengacara kondang, Sunan Kalijaga, itu menuliskan keinginannya untuk berubah. Banyak hal tidak penting yang dia lakukan pada masa lalunya.

" Insya Allah aku berproses. Dulu, aku menggunakan jilbab yang digulung dan tipis. Aku remaja putri yang baru tumbuh dengan rasa ingin tahu yang luar biasa. Aku juga menikmati masa muda dengan berpacaran. aku juga sering membicarakan hal yang tak penting bahkan lupa waktu,"  sambungnya.

2 dari 3 halaman

Salmafina Amat Menyesal

Dia sadar apa yang dilakukan di masa lalunya itu salah dan sia-sia. Wanita yang karib disapa dengan nama Alma ini merasa menyesal dan tak ingin mengulangi masa lalunya.

" Kini insya Allah aku berubah, aku tahu bahwa yang ku lakukan kemarin itu salah. Aku tak mau masa mudaku habis akan hal yang sia-sia. Aku tak mau, meninggalkan kesempatan dan mati tanpa membawa bekal agama," tulisnya.

 

Semua orang punya masa lalu, aku punya masa lalu. Aku pernah jauh dari Allah. Aku pernah mengerjakan larangan Allah. Aku sering meninggalkan perintah Allah. Pada saat itu semua kejayaan ada pada dalam diri, semua rizky datang silir berganti. Padahal semua rizky dan nikmat ku gunakan untuk menentang aturan sang Ilahi. Insya Allah aku berproses. Dulu, aku menggunakan jilbab yang digulung dan tipis. Aku remaja putri yang baru tumbuh dengan rasa ingin tahu yang luar biasa. Aku juga menikmati masa muda dengan berpacaran. aku juga sering membicarakan hal yang tak penting bahkan lupa waktu. Kini insya Allah aku berubah, aku tahu bahwa yang ku lakukan kemarin itu salah. Aku tak mau masa mudaku habis akan hal yang sia-sia. Aku tak mau, meninggalkan kesempatan dan mati tanpa membawa bekal agama Aku tak ingin, melihat orang tuaku, saudara lelakiku, masuk kedalam neraka yang bahkan panasnya melebihi panas dunia Begitu mudah dan gratis orang melihat tubuh yang tak pantas aku berikan kepada mereka, aku tak menginginkan itu! Salahkah jika aku ingin berubahh? Apakah tak boleh pendosa sepertiku menjemput hidayah? Bisakah aku memasukan kedua orang tuaku ke dalam Jannah Allah yang Indah? Pantasakah aku merasakan kedamaian? Rangkul aku wahai sahabat, jemput aku dengan senyuman. Jangan kau lihat aku yang dahulu, tapi berdirilah bersama diriku yang sekarang Aku si pendosa yang masih jauh dari kata suci, janganlah kalian memandang keji diri ini. Kalian tidak tahu betapa susahnya aku untuk meninggalkan masa laluku Kalian tidak tahu, susahnya menahan hasrat ini agar tak lagi melakukan kesalahan. Sahabat, ketahuilah wanita bagaikan pedang. Keluh lidah ini, lidah yang tak bertulang aku hanya ingin menjaganya agar tak ada (lagi) yang tersakiti dengan ucapanku. Kalian tak mengetahui, rasa sakit yang dijauhi karena perubahan. Bukan kalian yang tak mengerti aku, tapi aku hanya ingin dipahami bahwa ini kewajiban seorang Muslimah untuk taat pada aturanNYA Ketahuilah sahabat, sebaik dan seburuk apapun diri kita Jalan pulang kembali hanya ada dua SURGA dan Neraka. Dan sesungguhnya Allah lah yang maha adil, Allah melihat bagaimana kita kembali, bukan bagaimana masa lalu kita.

A post shared by Alma🦄 (@salmafinasunan) on 

" Aku tak ingin, melihat orang tuaku, saudara lelakiku, masuk kedalam neraka yang bahkan panasnya melebihi panas dunia. Begitu mudah dan gratis orang melihat tubuh yang tak pantas aku berikan kepada mereka, aku tak menginginkan itu!" tambah dia.

Dia bertanya, apakah salah seseorang yang berdosa bila berusaha berubah. Alma benar-benar ingin menjemput petunjuk dari Tuhan.

" Salahkah jika aku ingin berubahh? Apakah tak boleh pendosa sepertiku menjemput hidayah? Bisakah aku memasukan kedua orang tuaku ke dalam Jannah Allah yang Indah? Pantasakah aku merasakan kedamaian?," sambung dia.

3 dari 3 halaman

'Jangan Pandang Keji Diriku'

Alma meminta semua orang untuk merangkulnya, memberikan bimbingan, bukan melihat masa lalu dan membencinya.

" Rangkul aku wahai sahabat, jemput aku dengan senyuman.
Jangan kau lihat aku yang dahulu, tapi berdirilah bersama diriku yang sekarang Aku si pendosa yang masih jauh dari kata suci, janganlah kalian memandang keji diri ini,"  tulisnya lagi.

Menurut Alma, perjuangannya untuk dekat kepada Tuhan tidaklah mudah. Butuh perjuangan berat. Dia benar-benar tak ingin terjerumus ke dalam kehidupan sebagaimana telah dialami pada masa lalu itu.

" Kalian tidak tahu betapa susahnya aku untuk meninggalkan masa laluku. Kalian tidak tahu, susahnya menahan hasrat ini agar tak lagi melakukan kesalahan. Sahabat, ketahuilah wanita bagaikan pedang," sambungnya.

" Keluh lidah ini, lidah yang tak bertulang aku hanya ingin menjaganya agar tak ada (lagi) yang tersakiti dengan ucapanku.
Kalian tak mengetahui, rasa sakit yang dijauhi karena perubahan.
Bukan kalian yang tak mengerti aku, tapi aku hanya ingin dipahami bahwa ini kewajiban seorang Muslimah untuk taat pada aturanNYA" .

Beri Komentar