Indra Bekti (Foto : Nur Ulfa/Dream)
Dream - Indra Bekti dan sang istri, Aldilla Jelita, memberi nama untuk almarhum anaknya yang ketiga, Kenward Athar Indrabekti. Sang putra lebih dulu dipanggil Maha Kuasa pada selasa malam 31 Januari 2017.
Rasa sayang yang luar biasa terhadap putranya Kenward Athar Indrabekti, Bekti ingin mengabadikan nama anaknya menjadi sesuatu yang lebih berarti.
" Mudah-mudahan kita bisa mengabadikan namanya dengan bikin buku, bisa bikin baju. Karena aku punya Inbek Clothes, mungkin nanti ada Ken, Kenward," kata Bekti saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat 3 Februari 2017.
Meski begitu, pria 39 tahun ini masih belum tahu keinginannya akan benar direalisasikan. Indra harus berdiskusi dahulu kepada istrinya Aldilla Jelita untuk mewujudkan keinginannya itu.
" Nanti tanya dulu sama Bunda. Namanya bagus banget, sayang kalau ngga diabadikan," ucap pria yang karib disapa Bekti itu.
Bekti berharap nama almarhum putranya belum digunakan untuk label tertentu. Ia meminta agar toko-toko lain untuk tak menggunakan nama anaknya.
" Untuk clothing lain jangan pakai nama Ken dulu ya," tuturnya. (Ism)
© Dream
Rencana Indra Bekti dan Istri
Dream -Suasana duka masih menyelimuti pasangan Indra Bekti dan Aldilla Jelita, setelah putra mereka, Kenward Athar Indra Bekti, wafat sesaat setelah dilahirkan. Namun musibah itu tak menyurutkan niat Bekti dan Dila untuk kembali menambah momongan.
" Bunda saat ini lagi recovery, sudah ingin pulang cepat, sudah ingin peluk saya, sudah ingin bikin (anak) lagi," kata Indra Bekti saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat 3 Februari 2017.
Menurut pria yang karib disapa Bekti itu, rencana menambah momongan memang ada. Tapi masih menunggu kondisi Dila pulih. Barulah rencana memiliki anak segera ingin dibicarakan.
" Kemarin sih belum ada omongan. Cuma karena inikan lahir secara normal, ya seperti biasa, ada masa nifas. Masa nifas kan 40 hari. Habis itu entar bisa bikin lagi deh," kata Indra sembari tersenyum.
Bekti menambahkan, kepergian putra ke tiga itu memang meninggalkan duka mendalam. Tapi Bekti dan Dila tidak ingin larut dalam kesedihan.
" Kami harus move on. Tidak boleh berlarut-larut sedih, tapi kadang masih ingat wajah anakku Ken itu. Tapi mau enggak mau hidup itu harus berjalan," pungkas Bekti.