Kehadiran Mengejutkan Jefri Nichol di Premier Habibie & Ainun 3

Reporter : Nur Ulfa
Sabtu, 14 Desember 2019 10:25
Kehadiran Mengejutkan Jefri Nichol di Premier Habibie & Ainun 3
Jefri sangat senang

Dream - Jefri Nichol tak kuasa menahan kebahagian setelah bisa hadir di Gala Premier Habibie & Ainun 3. Aktor muda berusia 20 tahun itu sebelumnya sempat tersangkut masalah hukum saat tertangkap membawa Narkoba.

Kehadiran Jefri di event yang digelar di Plaza Indonesia, Jumat, 13 Desember 2019 tersebut menyita perhatian awak media dan para penonton yang hadir. 

Pasalnya diketahui Jefri belum lama ini divonis hukuman rehab selama 7 bulan. Namun dengan potongan masa tahanan, Jefri bisa hadir di acara tersebut.

 Jepri

Dalam acara ini Jefri datang menggunakan jas berwarna putih dipadu dengan dasi kupu-kupu hitam. Wajah Jefri terlihat begitu segar dan tak berhenti tersenyum.

" Disini sudah ada Jefri. Jefri sudah siap?" tanya Manoj Punjabi Produser Habibie dan Ainun 3 saat memperkenalkan Jefri.


1 dari 5 halaman

Air Mata Menetes

Pria 20 tahun itu mengaku sangat bahagia bisa kembali muncul dihadapan publik, setelah menjalani rehab. Ia pun bersyukur di Gala Premier ini ia bisa hadir.

" Makasih semuanya sangat hangat, bangga bisa bergabung di project Habibie & Ainun 3 ini," ujar Jefri dengan air mata yang mulai menetes.

Tak hanya Jefri yang bahagia, Reza Rahadian juga turut senang. Jefri akhirnya bisa kumpul dengan pemain Habibie dan Ainun 3.

" Yang paling bahagia karena saya bisa melihat wajah Jefri Nichol, dan buat saya senang sekali bisa kumpul komplit, buat saya momentum kali ini sangat berarti," kata Reza.

2 dari 5 halaman

Tonjok Jefri Nichol, Marsha Timothy Ketakutan

Dream - Marsha Timothy mengaku ketakutan setelah memukul Jefri Nichol. Istri Vino Sebastian itu takut akan dibenci oleh para fans dari Nichol. 

Aksi memukulan Marsha itu tentu saja tak benar-benar terjadi. Wanita kelahiran 8 Januari itu harus berakting memukul Jefri di film terbarunya berjudul 'Bebas'.

Dalam film karya Riri Riza dan Mira Lesmana itu, Marsha yang jadi pemeran utama beradu akting dengan Nichol yang didaulat sebagai pemain pendukung.

“ Karena adegan itu, aku takut dibenci fansnya Nichol,” ujar Marsha di acara press screening film Bebas, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 18 September 2019. 

Meski hanya mendapat peran pemain pendukung, Marsha mengatakan adegan yang dilakukan Nichol terbilang cukup berat. Banyak adegan dimana ia harus terjatuh hingga celananya robek.

Lelah juga sih jadi Nichol ya, karena beberapa kali harus jatuh sampai celananya robek," ungkap Marsha.

Marsha juga mengaku kagum dengan totalitas Nichol saat proses syuting. “ Nichol sangat profesional dan dia juga perfeksionis,” ujar ibu satu anak tersebut

Menurut Marsha, Nichol pun sempat mengulangi beberapa adegan agar terlihat maksimal. Film Bebas mulai tayang pada tanggal 3 Oktober 2019 mendatang.

(sah, Laporan : Alfi Salima Puteri)

3 dari 5 halaman

Sebulan Direhab, Jefri Nichol Kangen Syuting

Dream - Sudah sebulan menjalani rehab di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Jefri Nichol, ngaku rindu dengan aktivitasnya sebagai artis. Dia ingin kembali syuting.

" Kangen syuting, kangen kerja sih yang pasti," kata Jefri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 18 September 2019.

Memang, selama menjalani rehab, tak banyak aktivitas yang dilakukan Jefri. Selain menjalani detoks, ia hanya bisa berolah raga. Untuk bertemu keluarga pun dibatasi.

" Kangen keluarga, kangen sama teman-teman. Karena saya bisa dikungjungi hanya dua minggu satu kali," tutur dia.

Meski kesmepatan bertemu keluarga dibatasi, Jefri sudah cukup bahagia karena orang-orang dekatnya selalu memberikan dukungan.

" Orang tua sama keluarga yang sering jenguk. Teman-teman ada empat oranag yang juga ikut menjenguk," ungkap Jefri. 

4 dari 5 halaman

Lega dengan Vonis Hakim

Dream - Jefri Nichol merasa lega karena Ketua Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan 'hanya' menjatuhkan hukuman tujuh bulan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

" Lega, lega banget, sesuai harapan," kata Jefri Nichol di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Senin 11 November 2019.

Karena sesuai dengan harapaan, Jefri tidak akan melakukan banding. Dia menerima vonis itu dengan ikhlas. " Setelah aku konsultasi sama pengacara aku, aku terima saja," ujarnya.

Jefri tidak menyoal vonis itu, meski dia meminta direhabilitasi selama enam bulan saja. Buat Jefri, yang terpenting divonis rehabilitasi.

" Enggak apa-apa. Semoga saja tujuh bulan rehab, aku itu kan masih banyak program-programnya. Jadi masih bisa ngikutin program-program yang lain," imbuh Jefri.

5 dari 5 halaman

Vonis 7 Bulan Penjara

Dream - Jefri Nichol mendapat vonis tujuh bulan penjara dari Majeli Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Aktor 20 tahun itu dinyatakan terbukti menyalahgunakan narkoba.

" Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jefri Nichol dengan pidana penjara selama tujuh bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Krisnugroho, saat membacakan putusan dalam persidangan, Senin 11 November 2019.

Hukuman itu lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yang meminta Jefri dihukum sepuluh bulan penjara. Masa hukuman itu dikurangi dengan masa penahanan selama proses penyidikan dan persidangan.

Hakim memerintahkan Jefri Nichol menjalani sisa masa hukuman untuk melakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat.

" Menetapkan lamanya masa penahanan dan masa rehabitasi dikurangkan sebelumnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa menjalani sisa pidana melalui rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat," ujar Krisnugroho.

Dalam putusannyaa, hakim mempertimbangkan hal-hal meringankan Jefri Nichol. Di antaranya, pemain film Habibie dan Ainun 3 ini berjanji tidak mengulangi kesalahan lagi.

Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) juga merekomendasikan rehabilitasi untuk Jefri Nichol. Jefri Nichol juga, " Siap menata kehidupannya ke depan dengan lebih baik," imbuh Krisnugroho.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian