Artis Mansyur S (Foto: M Akrom Sukarya/KLY)
Dream - Pedangdut senior Mansyur S kini jarang tampil di layar kaca. Pedangdut yang mencapai puncak kejayaan pada era 90an itu semakian meredup dengan bertambahnya usia.
Terlebih saat ini usia Mansyur sudah menginjak 71 tahun. Diakui pemilik nama Mansyur Subhawannur ini, memang pekerjaannya sebagai penyanyi sudah tidak aktif seperti dahulu.
" Saya kesibukkannya sudah kayak gini saja, kebanyakan nganggurnya," kata Mansyur S di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, 11 Maret 2020.
Maka dari itu, Mansyur mengaku penghasilannya juga sudah tidak seperti di puncak karirsnya silam. Terlebih, Mansyur kian tak kuasa saat mendengar anjuran pemerintah yang meminta artis untuk membayar pajak tepat waktu.
" Makanya tadi saya ngomong, kita usia yang kayak gini gimana? Buat bayar pajak aja kebingungan, bayar listrik bulanan aja bingung, kite bicara apa adanya aja," kata pelantun Gadis Atau Janda pada 1991 bersama Elvy Sukaesih ini.
Meski memang sesekali dalam sebulan ia masih mendapat tawaran pekerjaan. " Sekali-sekali ada besok tanggal 14 (Maret) nyanyi," tuturnya.
Mansyur S tak sendiri. Berikut deretan selebriti yang sempat berada di puncak karir, kini berjuang menyambung hidup:
Dream - Sosok Januarisman Runtuwene atau yang lebih dikenal dengan nama Aris mendadak jadi sorotan khalayak banyak.

Setelah menyabet gelar juara dalam ajang pencarian bakat, Indonesian Idol musim kelima 2008, kehidupan Aris seolah berubah 180 derajat.
Popularitas yang ia dapat sekejab sirna begitu saja. Dan kini pria berusia 29 tahun ini harus kembali ke jalanan untuk mengamen, demi menghidupi anak dan istrinya.
" Sekarang memang ngamen ke jalan dari siang sampai malam. Apalagi sejak sistem kereta berubah, jadi palingan ngamen di terminal sama lesehan," kata Aris dikutip Dream.co.id dari laman Kapanlagi.com, Jumat 5 Desember 2014.
Aris sadar dulu namanya dielu-elukan masyarakat. Wajahnya tak pernah absen di layar televisi. Tapi minim pengetahuan pada industri hiburan membuatnya tak bisa menjaga karir dan perlahan-lahan mulai terlupakan.
Begitu tak 'laku' lagi, kalah dengan para pendatang, Aris mengaku kebingungan. Namun ia mencoba bersabar, sembari menjalani dengan ikhlas. Membuat jauh rasa gensi, pilihan mengamen pun ia lakoni lagi.
Ia mengaku penghasilan dari ngamen jika ramai bisa mencapai Rp 300 ribu. Aries mengaku sempat tiga tahun kontrak sama Sony BMG, tapi begitu kontraknya habis, nasibnya tak jelas.
" Saat di Idol diberikan album, bahkan juga ada mobil. Cuma mobilnya dijual lagi karena pajaknya mahal, jadi sekarang pakai motor aja lah," ujar Aris.
Aris mengaku tak malu untuk bernyanyi di terminal. Ia justru merasa beruntung wajahnya sudah dikenal banyak orang. Dulu sebelum terkenal, Aris memang berprofesi sebagai pengamen jalanan. Semangat Aris!
(Ism, Sumber: Kapanlagi.com )
Dream - Dunia hiburan tak selamanya menjanjikan. Banyaknya artis baru yang muncul, membuat pamor beberapa artis sebelumnya terlupa dan terpaksa mundur. Norman Kamaru contohnya.

Kini untuk menyambung hidup, Norman banting setir jadi seorang tukang bubur di Kalibata, Jakarta Selatan. Mantan anggota polisi Brimob berpangkat Briptu itu tidak peduli kata orang tentang statusnya sekarang.
Justru semua itu dijadikannya penyemangat dalam meniti karir di dunia bisnis. Bahkan ia mengaku pundi-pundi yang dihasilkan dari dagangannya cukup menggiurkan.
" Sudah jalan 3 bulan. Dalam dua bulan langsung balik modal. Per empat hari itu puluhan juta," ungkap kata Daisy Paindong, istri Norman Kamaru dikutip Dream.co.id dari laman Kapanlagi.com, Kamis 9 Oktober 2014.
Bisnis bubur Norman makin mengeliat setelah ia berniat membuka cabang kios baru di lain daerah. Bahkan tidak sedikit tawaran frenchise yang datang pada dia.
" Nanti mau buka cabang di kawasan Pasar Minggu. Di sana ada apartemen baru. Insya Allah ada, kalau ada jalan dari Allah, akan dibuka ya," tambah Norman.
Pria yang dikenal berkat aksi lipsync Chaiyya-Chaiiya ini mengaku harus mengeluarkan modal cukup besar untuk usaha bubur.
Kata dia, modalnya di atas Rp 50 juta, sekalian tempat. " Itu gabungan duit di butik dan yang di tabungan," ujar dia.
Norman juga tidak menampik peran media ikut andil dalam usaha buburnya. Dia berterima kasih pada media yang sudah datang dan meliput kegiatannya jualan bubur.
" Awalnya saya kenalkan bubur Manado sampai dua bulan nggak ada yang respon, sampai akhirnya ada teman media yang datang."
Dream - Pesinetron Fahmi Bo sudah jarang tampil di televisi. Padahal, sebelumnya wajah Fahmi Bo kerap wira-wiri di layar kaca. Berperan dalam sejumlah sinetron.

Namun, sejak terserang strok pada pertengahan 2018, Fahmi Bo menghilang dari layar kaca. Penghasilannya pun berkurang. Dia kini membantu sang istri berjualan kue.
" Ya sekarang bantu istri aja, jualan," ujar Fahmi Bo, dikutip Dream dari tayangan Brownis, Kamis 11 April 2019.
Meski hanya berjualan kue, Fahmi tidak malu. Sebab, dengan jajanan itulah dapur keluarganya tetap mengepul.
" Saya enggak pernah ada malunya, selagi itu masih halal dan tujuannya untuk keluarga," tegas Fahmi Bo.
Dia mengatakan, kue-kue bikinannya biasa dititipkan ke warung-warung. Dia juga menjual kuenya secara online melalui Instagram.
Fahmi Bo mengaku pernah merasa sedih dengan kondisinya saat ini. Meski demikian, dia mengaku ikhlas menjalaninya.
" Pernah sedih, ya mungkin ini kehidupan berputar lah, saya juga pernah merasakan di atas, di bawah, ke atas lagi, ya mungkin ini ujian lah seberapa kuat gue," katanya.
Selain itu, kini Fahmi sudah mulai bermunculan di televisi sebagai bintang tamu, karena kondisinya sudah jauh membaik.