Makin Panas, Nikita Mirzani Unggah Video Ceramah Rizieq Shihab

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Minggu, 22 November 2020 11:44
Makin Panas, Nikita Mirzani Unggah Video Ceramah Rizieq Shihab
Ia menyindir Habib Rizieq terkait doa yang diucapkan.

Dream - Perseteruan Nikita Mirzani dan Rizieq Shihab terus berlanjut. Artis 34 tahun itu kembali meyindir penceramah yang baru kembali ke Tanah Air itu lewat Instagram.

Nikita mengunggah potongan video berisi ceramah Habib Rizieq. Dalam video yang diunggah, pendiri Front Pembela Islam itu melantunkan doa yang berisi hal negatif di hadapan para jamaah.

" Ya Allah, bikin susah hidupnya, seretkan hidupnya. Jangan berkahi nafkahnya, jangan sembuhkan penyakitnya, biar dapat penyakit yang belum ada obatnya. Biar susah jalan hidupnya," tutur Rizieq lewat ceramah di video tersebut.

Habib Rizieq juga terus mengucapkan doa hingga berlanjut ke urusan rumah tangga dan pekerjaan.

" Biar dipecat dari tempat kerjaan, biar ditinggal lari bininya. Biar lakinya kawin lagi. Biar anak-anaknya melawan sama dia. Susah tiap hari, sedih tiap hari, gundah gulana tiap hari," lanjutnya.

1 dari 5 halaman

Komentar Nikita

Mendengar doa yang dilantunkan oleh Habib Rizieq, Nikita Mirzani menuliskan sindiran untuk pria 55 tahun itu.

" Ini doa buat diri dia sendiri bebs Jangan khwatir," kata Nikita.

Unggahan tersebut juga mengundang berbagai komentar dari warganet.

" Tuhan tidak pernah mengabulkan doa yg tidak baik," ucap @lamapaha.riko

" Aamiin semoga doa jelek kembali ke diri sendiri," sambung @sonyaawulandari

" Kayanya itu ceramah d potong deh....coba awal sam ahirnya apa.?" komentar @weni_bilbus_butik_eyelash

" Kalau bisa upload videonya full kak, jangan di spotong2 kak," kata @unawanshoot22 (mut)

      View this post on Instagram      

A post shared by Nikita Mirzani (@nikitamirzanimawardi_17)

2 dari 5 halaman

TNI Copot Baliho Habib Rizieq, Ini Kata Satpol PP DKI

Dream - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Arifin, menjelaskan pencopotan baliho bergambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, karena tak kunjung diturunkan.

Menurut Arifin, anggotanya turut serta menertibkan baliho bergambar Rizieq di sejumlah titik di Jakarta bersama anggota TNI.

" Semua yang memasang baliho itu harapannya untuk bisa diturunkan. Apabila tidak diturunkan, ya kita akan turunkan. Tentu bersama dengan aparat keamanan yang terkait TNI Polri," kata Arifin di Balai Kota, Jumat 20 November 2020.

Ia mengingatkan, pemasangan baliho di ruang publik harus mengikuti ketentuan dan aturan yang ada yang bertujuan tidak menimbulkan kesemrawutan di ruang terbuka.

Selain itu, imbuhnya, baliho-baliho yang terpasang banyak yang sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan masyarakat yang lalu lalang.

Jika baliho tidak ingin diturunkan, lanjut Arifin, pemasangan bisa di ruang pribadi seperti di rumah dan sekitarnya.

" Kita berharap secepatnya untuk bisa diturunkan. Juga banyak juga baliho mau jatuh dan sebagainya takut membahayakan jadi sebaiknya tadi yang saya katakan yang memasang ini untuk bisa melepaskan baliho itu," tuturnya.

Sumber: merdeka.com

3 dari 5 halaman

Pangdam Jaya: Bukan Habib Kalau Ucapannya Tidak Baik

Dream - Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, mengritik materi ceramah habib dalam sebuah acara maulid Nabi Muhammad yang karena dia nilai kurang baik. Sebagai pemuka agama, harusnya seorang habib memberikan nasihat yang mencerahkan.

" Kalau katanya sebagai imam besar, kalau dibilang sebagai kiai atau habib, karena habib atau kiai itu selalu hatinya baik, pikirannya baik, ucapan baik, dan tindakan juga baik, jadi kalau ucapannya tidak baik, bukan habib atau kiai namanya," ucap Dudung di Jakarta, Jumat 20 November 2020.

Islam, tambah Dudung, tidak mengajarkan mencela atau menyerang sesama umat. Islam agama penuh kasih sayang, tidak pantas bila seorang ulama melempar perkataan buruk.

" Saya ini orang Islam, saya orang Muslim mengajarkan selalu Islam itu agama yang rahmatan lil 'alamin, agama yang mengajarkan tentang kasih sayang, untuk seluruh alam semesta bukan hanya manusia saja. Jangan asal bicara sembarangan," ucap dia.

Dudung mengungkapkan keperihatinan jika ada seorang habib di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menyelipkan bahasa-bahasa dan ucapan kotor di dalam ceramahnya. " Saya prihatin dan saya tidak terima sebagai orang muslim," ucap dia.

4 dari 5 halaman

Perintah Turunkan Baliho Rizieq

Sebelumnya Dudung menegaskan, pencopotan baliho bergambar pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab di beberapa titik Ibu Kota atas perintahnya.

Untuk diketahui, sebuah video berdurasi 11 detik memperlihatkan sekelompok orang berseragam loreng tengah menurunkan spanduk bergambar yang terpasang di baliho. Video itu beredar di media sosial.

" Ada berbaju loreng menurunkan baliho habib rizieq itu perintah saya," tegas Pangdam di Monas, Jakarta, Jumat 20 November 2020.

5 dari 5 halaman

Alasan Penurunan Baliho

Dudung juga menjelaskan alasan dibalik penurunan baliho tersebut. Langkah itu diambil berdasarkan hukum. Menurutnya, baliho yang terpasang itu menyalahi aturan.

" Karena brapa kali Satpol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu," ucap Dudung.

Dia pun meminta siapapun harus taat pada hukum, tanpa terkecuali. Karena itu Dudung meminta baik ormas ataupun pihak manapun untuk tidak sembarangan memasang baliho.

" Kalau siapapun di republik ini, ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang baliho sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan akan dia paling benar," tegas Dudung.

Beri Komentar