Ketika Ridwan Kamil Dibuat Ngakak oleh Epy Kusnandar

Reporter : Nur Ulfa
Minggu, 13 Januari 2019 11:54
Ketika Ridwan Kamil Dibuat Ngakak oleh Epy Kusnandar
Acara gala premier film Preman Pensiun kedatangan tamu spesial.

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dibuat terpingkal-pingkal dengan aksi Epy Kusnandar bareng kawan-kawan. Momen tersebut terjadi saat premier film Preman Pensiun yang digelar pada Sabtu, 12 Januari 2019 di Ciwalk, Kota Bandung.

 

" Tadi banyak ketawa-ketawanya, karena halnya sangat rutin sangat receh istilahnya, tapi diangkat jadi sesuatu yang menyenangkan," kata Ridwan.

Ridwan Kamil© Foto: Nur Ulfa/Dream

Foto: Nur Ulfa/Dream

Ridwan mengaku terhibur dengan cerita dalam film ini. Dia juga menilai film ini juga banyak memberikan pesan moral untuk yang menontonnya.

" Ya, jadi memang pesannya sangat mendalam tentang tanggung jawab, siapa yang berbuat dia harus punya pertanggungjawaban dan tentunya ini menjadi hikmah buat kita yang nonton," ujar Ridwan.

Ridwan Kamil© Foto: Nur Ulfa/Dream

Foto: Nur Ulfa/Dream

Lebih lanjut, Ridwan juga bangga dengan Preman Pensiun karena pengambilan gambarnya hampir 100 persen dilakukan di Bandung. Di mata Ridwan, Bandung memang menyuguhkan segala latar belakang kehidupan kemasyarakatan. 

" Saya kira Bandung ini lengkap ya. Ada konteks sejarah, ada konteks kampusnya, ada konteks daerah premanismenya, ada konteks romantisnya, semuanya lengkap,” ucap Ridwan.

 

1 dari 5 halaman

Epy Kusnandar Rela Lakukan Ini untuk Jadi 'Preman'

Dream - Epy Kusnandar mengaku harus berjuang keras demi perannya dalam film Preman Pensiun. Dia lebih mengeksplor kemampuan berakting demi film yang diangkat dari sinetron tersebut.

Selain ingin tampil secara maksimal, Epy tidak mau melakukan kesalahan karena bisa langsung terlihat.

" Bukan saja salah dialog, salah perasaan saja 'ah salah nih kayaknya' penonton akan jeli, jadi dibutuhkan latihan yang ekstra keras empat kali lipat," kata Epy saat premier Preman Pensiun di Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis 10 Januari 2019.

Selain itu, untuk mendalami karakter ini, Epy juga harus terjun ke pasar dan terminal untuk melihat langsung bagaimana kehidupan preman yang sebenanrnya.

" Saya dan teman-teman mengarantinakan diri. Karantinya langsung ke pasar, kita jalan-jalan. Setiap hari saya harus menjadi Muslihat di kehidupan nyata," katanya.

Tak heran upaya itu membuat hidupnya menjadi lebih berubah. Bahkan saking melekatnya karakter itu, Epy lebih dikenal dengan nama Muslihat.

" Orang lebih sering panggil saya Kang Mus, saya jadi kehilangan Epy Kusnandar," tuturnya.

Film Preman Pensiun menceritakan sekelompok pereman yang bertaubat dan beralih profesi namun ditengah itu tiba-tiba muncul konflik. Film ini tidak hanya diperankan oleh Epy, namun ada Tya Arifin dan akan tayang 17 Januari 2019.

[crosslink_1]

2 dari 5 halaman

Bonceng Zaenab, Ridwan Kamil Ditegur Si Doel

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kerap mengunggah kegiatan sehari-hari di Instagram pribadinya, @ridwankamil. Sehari lalu, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengunggah foto menunggangi Royal Enfield bersama sejumlah orang dari klub motor saat Festival Film Bandung 2018.

Dalam foto itu, Kang Emil membocengkan Maudy Koesnaidi. Sosok yang akrab dengan peran `Zaenab` dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

" Karena ditelantarkan si Doel, Zaenab akhirnya diantar pulang Gubernur dan pasukan RE," tulis Kang Emil, di Instagram, Minggu 25 November 2018.

Ridwan Kamil ditegur Si Doel© Instagram @ridwankamil

Instagram @ridwankamil

Unggahan itu segera dijawab Rano Karno. Aktor senior yang terkenal dengan peran Si Doel. Melalui akun @si.karno, Rano menulis, " Biar deh dianter Gubernur Jabar, daripada diantar Ahong, ya Nab."

Kang Emil pun membalas komentar Rano Karno itu. Dia menulis, " @si.rano Bang Doel, sesama tukang insinyur kapan ngupi-ngupi di Bandung, Bang?"

3 dari 5 halaman

Ridwan Kamil Latih Ulama Jabar Ngomong Inggris

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kembali membuat terobosan. Kali ini, pria yang akrab disapa Kang Emil ini menggandeng Kedutaan Besar Inggris dan lembaga pendidikan Inggris, British Council, membuat program pelatihan Bahasa Inggris.

Tapi ini bukan buat anak sekolah. Pelatihan tersebut diberikan kepada para ulama se-Jawa Barat. Namanya, English For Ulama alias EFU. " English For Ulama (EFU) Alhamdulillah resmi dimulai,"  ujar Kang Emil di akun Instagramnya, @ridwankamil.

" EFU bagian dari kerjasama antara Pemprov Jabar dengan British Embassy dan British Council dalam strategi English for West Java untuk intensifikasi pelatihan Bahasa Inggris dengan kurikulum terbaik bagi guru dan ulama," tambah dia.

Kerja sama program ini telah ditandatangani pada Selasa, 8 Januari 2018. Nantinya, para ulama akan diajar ngomong Inggris sampai fasih.

4 dari 5 halaman

Ingin Jadikan Ulama Jabar Go International

Kang Emil berkeinginan agar ulama se-Jabar tidak hanya berceramah di sekitarannya saja. Tetapi bisa sampai luar negeri.

" Suatu hari ulama-ulama Jawa Barat yang lulus program EFU ini akan dikirim ke seluruh dunia," kata Kang Emil.

Para ulama tersebut akan membawa pesan perdamaian ke penjuru dunia dan aktif berdialog dalam sejumlah forum internasional.

" Melakukan promosi ke-Indonesiaan dan dakwah ke-Islaman," tulis Kang Emil.

Beri Komentar