Berobat ke Singapura, Ruben Onsu Terbayang Olga Syahputra dan Julia Perez: Jadi Begini Ya Mereka Kemarin

Reporter : Okti Nur Alifia
Minggu, 31 Juli 2022 14:51
Berobat ke Singapura, Ruben Onsu Terbayang Olga Syahputra dan Julia Perez: Jadi Begini Ya Mereka Kemarin
Ruben Onsu teringat dua almarhum sahabatnya yakni Olga Syahputra dan Julia Perez.

Dream - Ruben Onsu belum lama ini berobat ke Singapura karena sakit yang dideritanya yakni Empty Sella Syndrome. Saat berkunjung ke negara itu membuatnya teringat dua almarhum sahabatnya, Olga Syahputra dan Julia Perez.

" Waktu gue kemarin di Singapura, dua nama itu (Olga Syahputra dan Julia Perez) yang gue ingat," kata Ruben dikutip dari YouTube MOP Channel dalam acara Deep Talk With Ruben.

Bercerita kepada rekannya, Irfan Hakim, suami Sarwendah itu mengungkapkan rasanya berjuang melawan penyakit seperti yang pernah dirasakan kedua almarahum sahabatnya.

" Gue ngebayangin posisi mereka, ternyata begini ya posisi mereka pada saat itu. Terbesit di pikiran gue banget, jadi begini ya mereka kemarin, sendirian berjuang," lanjut Ruben.

 

1 dari 7 halaman

Empty Sella Syndrom membuat Ruben tidak kuat ketika berada di ruangan dingin, dia mengaku penyakitnya itu menganggu penglihatannya.

Berbagai kesulitan yang dideritanya itu seolah membuatnya turut merasakan, apa yang dirasakan sahabatnya. Termasuk bagaimana kekuatan mendiang Olga Syahputra dan Julia Perez saat masuk ruang perawatan.

ruben teringat olga dan jupe© YouTube MOP Channel

" Jadi gue bisa menceritakan kembali rasa takut mereka, ketika gue hanya diam sendiri tanpa gadget," ungkap Ruben.

 

2 dari 7 halaman

Terlepas dari itu semua, kenangan yang telah terukir bersama Olga Syahputra dan Julia Perez membuatnya semangat untuk bangkit melawan penyakit dan terus berjuang demi kesehatannya.

" Ya minimal gue merasakan sedikit perjalanan mereka saat lagi berjuang," ujar Rube. 

Ruben Onsu© YouTube MOP Channel

Olga Syahputra diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Mount Elizabeth pada 27 Maret 2015  karena sakit meningitis. Dan merupakan rumah sakit yang sama dengan Ruben Onsu yang menjalani perawatan.

Sementara Julia Perez yang meninggal dunia pada 10 Juni 2017 akibat kanker serviks, yang  juga sempat menjalani pengobatan di Singapura. Kemudian dia dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

3 dari 7 halaman

Setiap Terbangun Tengah Malam, Ruben Onsu Tak Pernah Bisa Tidur Lagi: Aku Takut Mati

Dream - Karena mengidap penyakit serius, Ruben Onsu mengaku takut meninggal secara mendadak. Pernyataan itu disampaikan setelah mendapat perntanyaan dari Irfan Hakim.

" Setiap lo bangun, lo enggak mau tidur lagi karena lo takut enggak bangun lagi?" tanya Irfan Hakim dikutip dari kanal YouTube MOP.

" Iya, gue selalu takut," jawab Ruben Onsu.

Ruben Onsu© YouTube MOP Channel

 

4 dari 7 halaman

Ruben Onsu mengaku keluarga dan kerabat banyak yang memberi saran untuk tidak memikirkan penyakitnya agar bisa tidur nyenyak. Akan tetapi, ayah tiga anak itu sulit menerapkannya.

" Orang selalu bilang jangan takut, jangan takut, tapi kan yang tahu badan kita itu kita ya, jadi gue berusaha aja buat tidur," imbuhnya.

Karena kekhawatiran itu, Ruben Onsu tidak pernah bisa tidur lagi saat terbangun tengah malam. Sebab, dia khawatir tidak akan bisa membuka mata lagi.

" Jadi ketika gue kebangun (tengah malam) gue enggak mau tidur lagi karena gue punya rasa takut itu (tidak bisa bangun lagi),"  imbuh Ruben.

5 dari 7 halaman

Pembawa acara Brownis ini juga memikirkan kehidupan keluarga dan anak-anaknya jika dirinya meninggal secara mendadak.

" Seandainya gue jatuh dan tumbang akan banyak yang sedih, gue juga bingung apa ini yang terbaik buat gue ya gue lakuin yang terbaik," kata Ruben Onsu.

Ruben Onsu© YouTube Trans Tv Official

 

6 dari 7 halaman

Terkait penyakitnya itu, Ruben Onsu pernah terbang ke Singapura untuk menjalani pengobatan di rumah sakit Mount Elizabeth. Salah satu tindakan yang dilakukan dokter kepada Ruben adalah menjalani endoskopi.

" Kemarin 3 hari 2 malam, pas kemarin pemeriksaan akhirnya dilakukan endoskopi," kata Ruben Onsu dalam tayangan Brownis Trans TV.

Endoskopi dilakukan untuk melihat penyebab dari pasokan darah yang selalu kurang di bagian otak Ruben. Kondisi ini menyebabkan ayah tiga anak itu harus selalu mendapatkan transfusi darah.

" Saya ke Singapura untuk ke spesialis darah, kenapa darah selalu berkurang dan selalu transfusi terus, itu yang ditelaah," imbuh Ruben.

7 dari 7 halaman

Hasil endoskopi menunjukan jika penyebab berkurangnya pasokan darah ke bagan otak Ruben dikarenakan terdapat penyempitan di sumsum tulang belakang.

" Adanya penyempitan sumsum tulang belakang, jadi darahnya kegencet, kesumbat jadi dia tidak terproduksi," ungkap Ruben Onsu.

Usai menjalani pengobatan, ayah dari Betrand Peto ini merasa badannya sering kali linu. Namun kondisi ini tak dikhawatirkannya karena merupakan efek samping dari proses pengobatan yang dijalaninya. 

" Jadi gue pulang tuh ya linu-linu, gue dikit-dikit nyolok, rasanya linu banget. Setelah berobat ngerasain efeknya, enek enggak bisa makan juga," ucapnya.

Beri Komentar