Kisah Gadis Cantik Swiss Jatuh Hati dengan Hijab

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 3 Juni 2014 12:17
Kisah Gadis Cantik Swiss Jatuh Hati dengan Hijab
Pemilik blog Hijabs & Co ini memakai hijab karena tersentuh oleh sebuah buku Islam yang dibacanya.

Dream - Lamia, gadis keturunan Arab yang tinggal di Swiss merupakan hijaber yang menyukai balapan kuda. Pemilik blog 'Hijabs & Co' ini memakai hijab karena tersentuh sebuah buku Islam yang dibacanya.

Meski tinggal di negara non-muslim, Lamia mengaku sudah biasa memakai hijab dan mendapat cibiran. Pasalnya, ia lahir di Perancis dan besar di negara Arab untuk kemudian memilih tinggal di Swiss yang notabene sulit menerima Islam sebagai bagian dari budaya mereka.

Perempuan 25 tahun itu merasa tidak takut tinggal di negara non-muslim. Gaya hidup anak muda di Swiss terlihat lebih dewasa dari usia mereka. Namun, Lamia merasa bangga bisa menjadi muslim dan mengenakan hijab.

Dengan hijab, Lamia merasa nyaman. Bahkan beberapa orang yang kebetulan berpapasan dengannya, sampai berhenti untuk memuji penampilannya.

Banyak yang bilang hijab dan fashion tak mungkin bisa selaras. Beberapa orang juga bilang bahwa wanita muslim sebaiknya tidak berdandan berlebihan saat melakukan kegiatan di luar.

Namun bagi Lamia, wanita muslim bisa selalu terlihat modis tapi harus tetap mengikuti aturan agama. Dia setuju jika wanita muslim sebaiknya tidak berpakaian konyol dan berdandan berlebihan.

Menurut Lamia, memakai hijab merupakan ibadah bagi wanita muslim. Sebagai suatu nilai tambah dan pengakuan sebagai seorang wanita terhormat bagi yang memakainya.

Sebagai hijabers, Lamia suka gaya hijab yang terlihat nyaman dan chic, terutama tren Parisian. Kenyamanan dalam memakai hijab menjadi syarat utama bagi Lamia. Bagi Lamia, fesyen harus bisa membuat pemakainya tampil cantik dan yang terpenting, merasa nyaman saat memakainya.

Lamia sangat mengagumi gaya busana muslim gadis-gadis Indonesia dan Malaysia. Mereka, bagi Lamia, adalah simbol muslim yang modis. Mereka punya cara tersendiri saat memakai hijab, mereka tahu bagaimana menggabungkan fasyen dan hijab.

Lamia mengaku hijab dan gaya berpakaiannya terinspirasi dari gadis-gadis Indonesia. Bagi Lamia, Indonesia adalah masa depan fashion Islam.

Menurutnya memakai hijab adalah salah satu pengalaman hidup yang indah. Wanita muslim harus menjadi teladan bagi kemanusiaan dan menghormati keutamaan hijab.

(Ism, Berbagai sumber)

Beri Komentar