Nasihat Diam di Pemakaman Istri Tukul Arwana

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 24 Agustus 2016 18:02
Nasihat Diam di Pemakaman Istri Tukul Arwana
Menurut Lukman, kematian merupakan saat yang dinanti oleh setiap umat manusia. Saat kematian datang, berarti manusia kembali kepada zat yang telah menciptakan makhluk-Nya, yakni Allah SWT.

Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menyempatkan diri hadir dalam pemakaman istri komedian Tukul Arwana, Susiana, di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu 24 Agusrus 2016.

" Pagi ini kita hadir dalam rangka mengantarkan kepulangan almarhumah isteri sahabat kita, Tukul Arwana, di mana Tukul ini orang yang sangat besar peran dan pengaruhnya," kata Lukman.

Menurut Lukman, kematian merupakan saat yang dinanti setiap manusia. Saat kematian datang, berarti manusia kembali kepada Dzat yang telah menciptakan makhluk, yakni Allah SWT.

" Mungkin ini adalah saat-saat yang almarhumah nantikan dan dinanti oleh kita semua, karena ini saat kepulangan kepada Dzat Yang Maha Kuasa," ucap dia.

Lukman berpesan kepada para pelayat yang datang ke pemakaman. " Ada dua nasehat yang ada di tengah kita, satu ada nasihat yang banyak berkata itu Alquran, kemudian nasihat yang diam, yaitu kematian," ujar dia.

Selanjutnya, dia mendoakan semoga almarhumah Susi meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

1 dari 3 halaman

Penuh Haru, Ungkapan Hati Tukul Arwana Ditinggal Susi

Dream - Komedian dan presenter, Tukul Arwana, Susiana atau yang lebih dikenal dengan Susi 'Similikiti' telah dimakamankan di TPU Jeruk Purut, Rabu 24 Agustus 2016. Selama berada di pemakaman wajah Tukul tampak diam dan penuh tatapan kosong, ia seolah terkejut atas kepergian sang istri tercinta.

Usai dikuburkan dan membacakan doa untuk sang istri, Tukul baru berbicara kepada para pelayat dan awak media. Sebelumnya Tukul hanya duduk diam terpaku sembari menyalami pelayat yang datang.

Suasana pemakaman istri tukul© Dream/Nur Ulfa

" Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang semua telah datang. Terima kasih kepada bapak gubernur, terima kasih kepada menteri agama. Terima kasih atas semua doa yang diberikan," kata Tukul saat di TPU Jeruk Purut, Rabu, 24 Agustus 2016.

Tukul pun menyampaikan permintaan maaf, kepada seluruh pelayat yang datang atas semua kesalahan yang pernah dilakukan mendiang sang istri di masa hidupnya.

Keluarga Tukul© Dream/Ilman Nafian

" Maafkan istri saya jika ada kata dan perbuatan baik yang disengaja maupun tidak disengaja semasa hidupnya. Sekarang saatnya kita yang masih hidup berbuatlah sebaik baiknya," kata ayah dua orang anak itu.

Seperti diketahui istri Tukul meninggal di usia 48 tahun, Selasa 23 Agustus 2016. Kepergian Susi dikabarkan akibat penyakit asma yang dideritanya sejak lama.

2 dari 3 halaman

Kisah Putra Angkat Tukul Arwana dan Susi `Similikiti`

Dream - Tak banyak yang mengetahui pasangan suami istri, Tukul Arwana dan Susiana pernah mengangkat seorang anak lelaki. Sosok anak lelaki itu bernama Ega Prayudi.

Meski bukan anak kandung Tukul dan Susi `Similiki`, sosok Ega telah menjadi keluarga terdekat. Sebab, Ega menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kecil Tukul dan Susi.

Semasa hidup, Ega diajari disiplin dan kesederhanaan ala keluarga Tukul dan Susi. Dia mengaku tetap bersikap rendah hati

" Saya dulu sekolah SD hingga SMA di sekolah biasa. Tidak ada yang istimewa, sekalipun orang tua adalah selebritis," kata Egi.

Sikap disiplin dan kesederhanaan itu terbawa hingga remaja. Ega pun memutuskan meniti karir di dunia polisi. Dia kemudian mendaftarkan diri perwira karir Polri tahun 2011.

Kini Ega, menjabat Kepala Unit Reg.Ident Polres Trenggalek berpangkat Inspektur Polisi.

Bagaimana kisah menjalani kehidupan di masa kecilnya bersama Tukul dan Susi selengkapnya di sini

3 dari 3 halaman

Permintaan Terakhir Istri Tukul Arwana Sebelum Wafat

Dream – Susiana punya rencana merayakan ulang tahun ke-48 bulan depan. Namun, sebelum rencana itu terlaksana, istri pelawak Tukul Arwana itu telah dipanggil Sang Khaliq.

" Ibu Susi ulang tahun 6 September, cuma wacana katanya ingin merayakan ulang tahun, konsepnya pingin ke pantai atau ke kebun," kata penjaga rumah Tukul, Ari, di Jakarta Selatan, Selasa 23 Agustus 2016.

Menurut Ari, keinginan itu disampaikan Susi setelah menggelar pesta ulang tahun anak pertamanya, Novita Eka Afriani, pada hari Minggu yang lalu.

" Dia ngomong habis anaknya ulang tahun, paginya," ucap Ari.

Susi meninggal petang tadi. Perempuan yang lebih dikenal dengan nama Susi `Similikiti` itu menghembuskan nafas terakhir pukul 18.00 WIB. Diduga karena penyakit asma.

Kini, jenazah Susi disemayamkan di rumah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemakaman akan dilaksanakan pada Rabu 24 Agustus 2016.

Beri Komentar