Pandji Pragiwaksono Dan Para Relawan Yayasan Pita Kuning (Dream/Sartika Septiana)
Dream - Sebagai bentuk kepedulian terhadap para penderita kanker, Pandji Pragiwaksono, mendirikan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. Menurut Pandji, yayasan tersebut bermula dari komunitas bernama 'Community for Children with Cancer' yang dibentuknya pada April 2007.
Pandji mengaku, kesadaran untuk membantu para penderita kanker muncul sejak mengunjungi Rumah Sakit Kanker Dharmais awal 2006. Pria kelahiran Singapura, 18 Juni 1979, ini mengaku hatinya cukup teriris melihat kondisi anak penderita kanker.

" Di sana saya ketemu sama adik-adik penderita kanker yang berasal dari keluarga kurang mampu," ujar Pandji, Kamis 8 Desember 2016.
Pandji bertanya dengan salah satu dokter tentang pembiayaan pengobatan para pasien tersebut. Mendengar jawaban dokter yang mengatakan sebelum ada BPJS, para penderita dibantu sekumpulan ibu-ibu arisan ekspatriat dari berbagai negara.
" Saya pikir, malu juga kalau anak Indonesia dibantu orang asing. Ke mana orang Indonesia-nya?," tambah Pandji.

Dari situlah Pandji mulai mengumpulkan dana lewat program radio yang mengangkat profil anak-anak penderita kanker. Dalam waktu satu bulan, Pandji mengaku berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp30 juta.
Sejak itulah, Pandji mengajak para teman artis untuk ikut menjadi relawan di yayasan Pita Kuning, di antaranya Asti Ananta, Tompi, Project Pop, Bambang Pamungkas, Indra Azis, dan lain-lain.
Bersama teman-temannya itu, Pandji berharap bisa banyak membantu para penderita kanker yang membutuhkan pertolongan. " Walau sekarang masih terbatas Jabodetabek saja, tapi kita semua dari Pita Kuning berharap bisa menjangkau seluruh wilayah di indonesia. Biar lebih banyak lagi yang bisa kami bantu," pungkasnya.
Laporan : Sartika Septiana
Advertisement

Guilty Pleasure: Mengapa Kita Menikmati Sesuatu yang Sebenarnya Membuat Kita Merasa Bersalah?

Benarkah Air yang Direbus Dua Kali Berbahaya untuk Kesehatan?

Buah Matang atau Mentah, Mana yang Lebih Sehat? Ternyata Manfaatnya Berbeda

Tim Pencari Jurnalis di Selat Sunda Belum Bisa Masuk Pulau Sertung

Mengapa Dulu Pria Memakai Sepatu Hak Tinggi, tetapi Sekarang Identik dengan Perempuan?

Kasus Kanker Dunia Diprediksi Naik 67 Persen pada 2050, Hampir Separuh Kematian Bisa Dicegah

Kidal vs Kanan: Fakta-Fakta Menarik tentang Dominasi Tangan Manusia