Marshanda Bicara Kronologi `Pemasungan`

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 6 Agustus 2014 21:03
Marshanda Bicara Kronologi `Pemasungan`
Riyanti dan adik-adik Marshanda tidak memperbolehkan tinggal terpisah. Mereka juga ngotot kalau secara kejiwaan Chaca masih sakit.

Dream - Marshanda akhirnya memberikan penjelasan kronologis sebelum dan sesudah 'pemasungan' yang dialaminya. Itu disampaikan chaca melalui rekaman video yang diputar pengacaranya, OC Kaligis.

Marshanda mengawali cerita dari keputusannya untuk pindah tempat tinggal. Dia memutuskan keluar dari rumah dan tinggal di apartemen. Namun rupanya, Riyanti Sofyan (ibunda Marshanda) tidak menyetujui.

" Saya sudah pindah di Apartemen Casablanca. Hari ketiga keluarga tidak welcome dangan keinginan saya untuk pindah rumah. Jadi mereka agak-agak khawatir lah, worry," kata Chaca, sapaan Marshanda, dalam rekaman itu.

Riyanti dan adik-adik Marshanda tidak memperbolehkan tinggal terpisah. Mereka juga ngotot kalau secara kejiwaan Chaca masih sakit, sementara Chaca tidak merasa ada masalah dengan kesehatannya.

" Walaupun saya sudah ajak ketemuan dan bilang baik-baik di depan mama dan adik-adik, tetapi mereka tetap masih yakin Chaca itu sakit. Sesuai keyakinan mereka. Mereka juga tahu kalau aku sudah nggak minum obat selama 3 bulan, Which is sebenarnya pada kenyataannya aku baik-baik saja," urainya.

" Aku tidak menunjukkan sikap atau perbuatan yang membahayakan orang lain. Atau apa lah yang orang bilang, penyakitnya kumat. Sama sekali tidak seperti itu. Tetapi keluarga malah nggak mau ngerti," katanya.

Pada Sabtu, 26 Juli, Marshanda dipersulit keluar dari apartemennya karena ditahan oleh orang-orang suruhan ibunya. Dia yang mengaku tidak sakit dipaksa berobat di RS Abdi Waluyo selama 8 hari sejak, yakni sejak 27 Juli-3 Agustus 2014. Saat itu dia disuntik lemas dan dijaga preman agar tidak bisa dikunjungi orang lain.

Hingga kini, ibunda Marshanda belum memberikan tanggapan. Riyanti hanya memposting status dalam akun What's Appnya yang mengundang perhatian. 

Beri Komentar