Mandala Shoji Jadi Buronan Kejaksaan, Unggahan ke Istri Ramai Disorot

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 1 Februari 2019 19:30
Mandala Shoji Jadi Buronan Kejaksaan, Unggahan ke Istri Ramai Disorot
Mandala dianggap menciderai Pemilu yang berazaskan langsung, umum, bebas dan rahasia atau LUBER dengan membagikan kupon gratis umroh kepada warga yang memilihnya.

Dream - Mandala Shoji menjadi artis paling dicari polisi. Presenter yang terjun ke gelanggang politik dengan mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) pada Pemilu 2019 ini menghilang dan tengah diburu aparat penegak hukum.

Pada 18 Desember 2018, Hakim Ketua Desbenneri dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diketahui telah memvonis Mandala dengan hukuman penjara tiga bulan dan denda Rp5 juta subsider 1 bulan kurungan. Mandala terbukti melakukan tindak pidana Pemilu karena membagikan voucher umroh.

Usai mendapat vonis tersebut, keberadaan mantan kekasih Vanessa Angel ini justru tak diketahui rimbanya. Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Senin, 28 Januari 2019 lalu mengancam akan memasukan nama Mandala dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari karena dianggap tidak kooperatif.

Dikutip dari laman Liputan6.com, Pitra Romadoni Nasution, kuasa hukum Lucky Andriani yang menjadi rekan Mandala Shoji dalam kasus tersebut, membenarkan kabar status Mandala yang menjadi buronan.

" Kita tidak mau jadi buronan. Kita kooperatif, kita hadir. Mandala jadi buronan Kejari Jakarta Pusat. Mereka akan jemput paksa. Mereka saat ini sedang mencari Mandala Putra," ujar Pitra.

 

1 dari 5 halaman

Posting Foto Bareng Istri

Di tengah pencarian polisi, Mandala justru muncul di media sosial Instagram. Presenter itu membuat unggahan pada 9 Januari 2019 berupa foto saat berpose bersama istrinya.

Dalam unggahannya, Mandala memuji sosok sang istri yang merupakan wanita tegar yang selalu memberikan semangat dalam kondisi apapun.

" sosok yg tegar yg selalu dampingin dan memberi smngat dlm keadaan apapun...bissmillah ALLAH SELALLU MEMBANTU HAMBANYA yg terus berdoa dan berusaha dgn doa dan dzikir...subhannallah..walhamdulillah..walaillahaillallah...ALLAHUAKBAR," tulis Mandala Shoji, dikutip Dream, Jumat 1 Februari 2019.

 Mandala Shoji© Mandala Shoji

 

 

2 dari 5 halaman

Ramai Komentar Warganet

Unggahan pria asal Surabaya ini langsung ramai dikomentari warganet. Sebagian warganet mempertanyakan kabar Mandala yang ditetapkan jadi buronan polisi. Tak sedikit pula yang mencibir sikap Mandala yang tak kooperatif setelah vonis tersebut. 

" Saya bingung info nya bapak di cari polisi dan melarikan diri apakah Benar jika tidak harap klarifikasi pak jadi nama baik bapak tetap bersih.. My second opinion," tulis akun @achmadnicho.

" Postingannya seolah agamawi,suci,bersih. Isi hati yg terdalam? Ulala....demen banget sembunyi dibalik topeng agama. Malu," tulis akun @pernik_by_mpok_idhe.

" Infonya jadi buron skr ?," kata akun @hestinadinataa.

" Semoga Allah memberikan ketabahan dan keberkahan @mandala_abadi_shoji may Allah blass u," tulis akun @barihits.

3 dari 5 halaman

Bagikan Kupon Umroh Saat Kampanye, Mandala Shoji Dituntut 6 Bulan Penjara

Dream - Artis Mandala Shoji tersangkut masalah hukum. Dia dituntut hukuman enam bulan penjara karena dinilai telah melanggar Undang-Undang Pemilu.

Tuntutan terhadap Mandala Shojie dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin 17 Desember 2018.

  soji© kapanlagi

Foto : Kapanlagi.com

" Terdakwa Mandala dituntut enam bulan penjara, denda Rp 5 juta subsider satu bulan kurungan," kata Jaksa Santoso, dikutip dari Liputan6.com.

Santoso mengatakan, perbuatan Mandala Shoji dinilai menciderai Pemilu yang berazaskan langsung, umum, bebas dan rahasia atau LUBER.

 

 

4 dari 5 halaman

Kronologi

Kasus ini bermula saat dua calon legislatif Partai Amanat Nasional (PAN), Mandala Shoji dan Lucky Andriani, diduga melanggar aturan kampanye.

Mandala Shoji merupakan caleg DPR RI dan Lucky Andriani adalah caleg DPRD DKI Jakarta. Selain dituntut penjara enam bulan, keduanya juga dituntut denda Rp 5 juta subsider satu bulan kurungan.

Santoso mengatakan Mandala Shoji bersama Lucky Andriani diduga melanggar UU Pemilu saat melakukan kampanye di Pasar Gembrong Lama, Johar Baru, Jakarta Pusat.

5 dari 5 halaman

Bagikan Kupon Umrah

Saat itu, tambah Santoso, mereka membagi kupon umroh dan doorprize kepada masyarakat. Dalam kupon itu dicantumkan gambar wajah keduanya dan bertuliskan ajakan untuk memilih mereka dalam Pemilu Legislatif mendatang.

Atas perbuatanya, Mandala Shoji dan Lucky disebut terbukti melanggar Pasal 523 ayat (1) jo Pasal 280 ayat (1) huruf j, Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sumber : www.liputan6.com

Beri Komentar